KABAR MADURA | Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat identitas maritim Kabupaten Sumenep saat menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto, di Pendopo Agung Keraton Sumenep.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dan TNI Angkatan Laut, tetapi juga momentum strategis untuk memperkenalkan sejarah panjang dan potensi kemaritiman Sumenep yang telah dikenal sejak ratusan tahun lalu.
Achmad Fauzi Wongsojudo memaparkan perjalanan sejarah kepemimpinan Sumenep yang unik dan sarat nilai peradaban. Menurutnya, Sumenep merupakan daerah yang memiliki warisan sejarah kuat karena pernah dipimpin oleh raja, sultan, hingga kini berada dalam sistem pemerintahan modern yang dipimpin oleh bupati.
“Sumenep memiliki sejarah panjang yang tidak bisa dilepaskan dari perkembangan peradaban Nusantara. Dari masa kerajaan hingga kesultanan, daerah ini memiliki posisi strategis dan hubungan yang erat dengan berbagai wilayah di dalam maupun luar negeri,” ujar Bupati Fauzi.
Fauzi menjelaskan, jejak sejarah Sumenep telah tercatat sejak masa akhir Kerajaan Singasari hingga awal berdirinya Kerajaan Majapahit. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Sumenep merupakan salah satu wilayah penting yang turut mewarnai perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Lebih jauh, Fauzi menegaskan bahwa kejayaan maritim Sumenep pada masa lampau menjadi modal besar untuk membangun daerah di masa kini. Sebagai kabupaten yang memiliki ratusan pulau, Sumenep memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar serta posisi strategis di kawasan timur Indonesia.
“Warisan maritim yang dimiliki Sumenep merupakan kekuatan yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Potensi kepulauan yang kami miliki menjadi modal penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat peran Sumenep dalam pembangunan nasional,” katanya.
Menurut Fauzi, sinergi antara pemerintah daerah dan TNI Angkatan Laut menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus mendukung percepatan pembangunan sektor kemaritiman.
Dia berharap berbagai program penguatan infrastruktur dan keamanan laut dapat berjalan seiring dengan upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir dan kepulauan. (ara/waw)





