R. Raditya Wira Fabri: Dari Dunia Teknologi Menuju Ruang Akademik

Harmoni16 views

Oleh: Faridatul habibah

Tidak banyak akademisi yang datang ke ruang kelas dengan bekal pengalaman panjang di dunia industri dan bisnis. Sosok tersebut dapat ditemukan pada diri R. Raditya Wira Fabri, S.Kom., M.I.Kom., dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas KH. Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura yang telah mengabdikan diri selama sekitar satu dekade di bidang teknologi informasi, mengembangkan usaha di sektor teknologi digital, serta aktif mengajar di perguruan tinggi.

Lahir di Kediri pada 1 Februari 1991, Raditya tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang terus bergerak maju. Ketertarikannya pada dunia komputer dan teknologi informasi mulai terlihat sejak usia muda. Ketertarikan itu kemudian mengantarkannya menempuh pendidikan Sarjana Teknik Informatika di STMIK ASIA Malang dan menyelesaikan studinya pada tahun 2016.

Tidak berhenti sampai di sana, Raditya terus mengembangkan kapasitas akademiknya. Di tengah aktivitas profesional yang padat, ia melanjutkan pendidikan Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Dr. Soetomo Surabaya dan berhasil meraih gelar M.I.Kom. pada tahun 2022. Perpaduan antara ilmu teknologi dan komunikasi tersebut menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya hingga saat ini.

Perjalanan profesional Raditya dimulai di lingkungan Telkom Group. Pada periode 2016 hingga 2017, ia bergabung dengan PT Infomedia Solusi Humanika sebagai staf administrasi yang menangani kebutuhan administrasi layanan internet pelanggan korporasi PT Telkom Indonesia. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mengenai sistem kerja industri telekomunikasi, pelayanan pelanggan, serta pengelolaan operasional berbasis teknologi.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Seiring bertambahnya pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, Raditya kemudian melanjutkan kariernya di PT Infomedia Nusantara (Telkom Group) sebagai IT Engineer atau Engineering On Site (EOS). Dalam posisi tersebut, ia bertanggung jawab menangani berbagai kebutuhan teknis pelanggan korporasi PT Telkom Indonesia, mulai dari pemeliharaan jaringan, analisis gangguan sistem, konsultasi teknologi informasi, hingga penyelesaian berbagai persoalan teknis yang berkaitan dengan infrastruktur digital.

Baca Juga:  UNIBA Madura Dorong Kota Berkelanjutan Lewat Perencanaan Tata Ruang Adaptif

Selama kurang lebih sepuluh tahun berkecimpung di bidang teknologi informasi, Raditya telah menghadapi berbagai tantangan yang membentuk kemampuan profesionalnya. Pengalaman tersebut tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga melatih ketelitian, kemampuan analisis, dan keterampilan komunikasi dalam memberikan solusi bagi pelanggan.

Dedikasinya di dunia profesional mendapat apresiasi dari perusahaan. Pada tahun 2019 dan 2021, ia menerima penghargaan The Best First Support Employee of The Year dari PT Telkom Indonesia Regional Jawa Timur. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kinerja, profesionalisme, serta kontribusinya dalam memberikan layanan teknis terbaik kepada pelanggan.

Di tengah kesibukannya sebagai praktisi teknologi informasi, Raditya juga mulai mengembangkan jiwa kewirausahaan. Berangkat dari pengalaman yang dimiliki di bidang teknologi, ia mendirikan dan mengembangkan PT. Teknova Niscala Global, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan layanan digital. Saat ini, ia menjabat sebagai Direktur Utama sekaligus owner perusahaan tersebut.

Melalui PT. Teknova Niscala Global, Raditya berupaya menghadirkan berbagai solusi berbasis teknologi yang dapat membantu kebutuhan masyarakat, dunia usaha, maupun institusi pendidikan. Baginya, teknologi tidak hanya menjadi alat untuk mempermudah pekerjaan, tetapi juga dapat menjadi sarana menciptakan inovasi dan membuka peluang baru.

Pengalaman panjang di dunia industri dan bisnis kemudian membawanya ke dunia pendidikan tinggi. Dalam dua tahun terakhir, Raditya aktif mengajar sebagai dosen di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas KH. Bahaudin Mudhary Madura.

Keputusannya untuk menjadi dosen didorong oleh keinginan untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan yang telah diperoleh selama bertahun-tahun bekerja di lapangan. Menurutnya, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang mampu menghadapi perubahan zaman, khususnya di era transformasi digital yang berkembang sangat cepat.

Baca Juga:  Purbaya Beri Sinyal Positif KEK Tembakau, Pemuda Madura Minta Momentum Ini Tak Disia-siakan

Di ruang kelas, Raditya dikenal sebagai dosen yang sering mengaitkan teori dengan praktik. Pengalaman profesional yang dimilikinya membuat mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi akademik, tetapi juga memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi dan kebutuhan dunia kerja saat ini.

Baginya, pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang memahami teori. Mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan berpikir kritis, keterampilan praktis, kemampuan beradaptasi, serta keberanian untuk menciptakan peluang di tengah persaingan yang semakin ketat.

Perpaduan perannya sebagai praktisi teknologi informasi, dosen, dan pengusaha membuat Raditya memiliki sudut pandang yang luas mengenai hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri. Ia meyakini bahwa keduanya harus berjalan beriringan agar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Dalam berbagai kesempatan, ia juga mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pencipta inovasi. Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai peluang untuk berkarya, berwirausaha, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi Raditya, teknologi, kewirausahaan, dan pendidikan bukanlah tiga dunia yang terpisah. Ketiganya saling berkaitan dan dapat menjadi sarana untuk menciptakan perubahan yang positif. Pengalaman profesional memberikan wawasan praktis, kewirausahaan menjadi wadah untuk menghadirkan solusi yang berdampak nyata, sementara dunia pendidikan menjadi ruang berbagi ilmu.

Melalui kiprahnya sebagai IT Engineer di PT Infomedia Nusantara, Direktur Utama PT. Teknova Niscala Global, serta dosen Fakultas Ilmu Komunikasi UNIBA Madura, R. Raditya Wira Fabri terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan teknologi, inovasi, dan pendidikan. Semangat belajar, bekerja, dan berbagi pengalaman menjadi prinsip yang terus dipegang dalam setiap langkah pengabdiannya bagi dunia profesional, akademik, dan masyarakat.

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *