Ajak Siswa PAUD dan SD ke Museum Keraton Sumenep Dianggarkan Rp800 Juta

News341 views

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Tahun ini, Dinas Kebudayaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep kembali mendapat kegiatan pengelolaan dari dana alokasi khusus (DAK). Bentuknya, berupa non fisik sebagai edukasi siswa dari bantuan operasional penyelenggaraan (BOP) museum. 

Dana tersebut harus jelas indikator capaiannya. Bahkan bila perlu, harus ada tindak lanjut dari kegiatan non fisik tersebut. Sehingga anggaran yang sudah disediakan oleh pemerintah bisa bermanfaat bagi para siswa di daerah yang identik dengan slogan Kota Keris. 

“Indikator keberhasilan dari program ini harus jelas. Misal, seperti apa ketika siswa mengunjungi museum, perlu ada nilai-nilainya,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Siti Hosna, Rabu (11/1/2023).

Baca Juga:  Prabowo Sebut Kebocoran Uang Negara Capai Rp15 Ribu Triliun di Munas NU

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Sumenep Moh. Iksan menyampaikan, salah satu tujuan dari program itu tidak lain hanya sebagai media pembelajaran dan menanamkan kebudayaan lokal bagi siswa. Nantinya, siswa akan digiring ke Museum Keraton. 

“Mereka nantinya akan mendapat pengarahan langsung tentang budaya maupun sejarah kerajaan dulu,” ucapnya. 

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Bahkan dia mengaku, pengenalan lingkungan museum terhadap siswa pernah dilaksanakan selama beberapa hari. Mereka mendapat penjelasan berbagai hal tentang sejarah maupun benda-benda serta fasilitas yang ada di museum. 

Baca Juga:  PABSI Sumenep Intensifkan Latihan Angkat Besi Jelang Kejurprov Jatim 2026

“jadi selain untuk menanamkan budaya dan sejarah sejak dini, program ini juga akan menambah wawasan tentang sejarah. Indikatornya nanti, mampu mengembangkan kreativitas siswa di bidang literasi,” jelasnya. 

Pihaknya menegaskan, para siswa yang menjadi sasaran dalam program BOP non fisik museum ini meliputi, pendidikan anak usia dini (PAUD) dan sekolah dasar (SD) sederajat. Kurang lebih anggarannya Rp800 juta. 

“Besaran anggarannya tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya,” tegasnya.

Pewarta: Moh. Rozin

Redaktur: Totok Iswanto

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *