Banner UNIBA Madura Dekat STKIP Sumenep Viral, Rektor: Jangan Tergiring Opini Publik!

Pendidikan498 views

KABAR MADURA | Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura berharap kepada masyarakat agar tidak terpengaruh terhadap kesan penggiringan opini di ruang publik, terkait pemasangan banner kampus Tera’ Tak Adhamar.

Pihak kampus menilai, ada kesan adu domba yang dibangun. Sebab, pemasangan banner promosi UNIBA Madura di sekitar kawasan STKIP PGRI Sumenep sempat memicu perbincangan di ruang publik.

Namun pihak UNIBA Madura dengan tegas menepis anggapan, bahwa promosi tersebut mengandung unsur persaingan tidak sehat dan menyindir kampus lain.

Rektor UNIBA Madura Prof Rachmad Hidayat menjelaskan, pemasangan banner dilakukan di lokasi usaha yang merupakan bagian dari grup usaha milik UNIBA Madura sendiri, yakni SPBU milik PT Pojur.

“Banner itu kami pasang di lokasi usaha yang satu grup dengan UNIBA. Jadi bukan di sembarang tempat apalagi dengan niat menyerang pihak lain. Ini murni kegiatan promosi legal,” jelas Prof. Rachmad, Rabu (2/7/2025).

Prof Rachmad meluruskan, asumsi yang menyebut UNIBA Madura dan STKIP PGRI Sumenep bersaing secara langsung itu tidak benar. Sebab menurutnya, kedua institusi justru memiliki segmen pasar dan program studi yang berbeda, serta sama-sama berkontribusi terhadap pengembangan SDM muda Madura.

Apalagi, UNIBA Madura tidak mempunyai jurusan pendidikan, sementara STKIP PGRI Sumenep fokus di bidang pendidikan. Bahkan pihaknya sudah berkoordinasi dan minta izin untuk pasang banner dan pihak STKIP tidak mempersoalkan itu.

“UNIBA dan STKIP punya khas masing-masing. Justru keberadaan keduanya bisa saling melengkapi dalam menciptakan generasi intelektual Madura. Kami tidak melihat STKIP sebagai pesaing, tapi sebagai mitra dalam ekosistem pendidikan,” ungkapnya dengan bijak.

Baca Juga:  FBA UNIBA Madura Tembus Global Lewat Internship Internasional ke Thailand

Ditegaskan Prof Rachmad, kampus yang dipimpinnya tengah gencar memperluas akses pendidikan tinggi yang terjangkau bagi masyarakat. Banner tersebut adalah bagian dari instrumen kampanye kepada masyarakat, bahwa UNIBA Madura menawarkan biaya kuliah yang ringan bahkan gratis bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.

“Kita ingin menyampaikan bahwa pendidikan tinggi bukan barang mahal. UNIBA Madura hadir sebagai alternatif terjangkau tanpa mengurangi kualitas. Sementara banner itu sudah bertahun-tahun di situ, kemarin rusak diganti yang baru,” pungkas Prof Rachmad. (ara/ong)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *