Bantuan Mesin Perajang Tembakau di Pamekasan Berkurang, Hanya Diperuntukkan bagi Poktan yang Ikuti Program Sekolah Lapang

News145 views

KABAR MADURA | Tahun ini, bantuan mesin perajang tembakau berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Penerimanya hanya dikhususkan bagi kelompok tani (poktan) yang menerima program sekolah lapang 2024.

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan Nolo Garjito mengutarakan, bantuan alat mesin perajang diberikan untuk bisa mempermudah produksi petani yang tergabung dengan poktan. Akan tetapi bagi poktan yang sudah mendapatkan bantuan pada tahun sebelumnya dipastikan tidak akan terkaver pada bantuan tersebut.

“Jadi yang akan menerima bantuan mesin alat perajang ini poktan yang terjaring pada program sekolah lapang,” jelasnya, Selasa (23/4/2024).

Baca Juga:  Anggaran Seret, Petani Tembakau Pamekasan Tanpa Bantuan Bibit dari APBD 2026

Selain itu, poktan yang akan menerima bantuan harus yang menanam bibit tembakau Prancak 95. DKPP Pamekasan berencana akan melaksanakan sekolah lapangan awal Mei mendatang.

Penyebaran bantuan alat mesin perajang tembakau itu, kata Nolo, di setiap kecamatan satu unit. Sementara sisanya akan diberikan pada poktan yang mengikuti program sekolah lapang cara membuat pupuk organik. Sedangkan pengadaan alat tersebut dijadwalkan terealisasi akhir April ini, supaya setelah program sekolah lapang bisa langsung diserahkan ke poktan penerima.

“Poktan yang mengikuti sekolah lapang merupakan usulan dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP),” tukasnya.

Baca Juga:  Petani Pertanyakan Tambahan Biaya Pupuk Bersubsidi di Luar HET

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *