Beasiswa Perhotelan Dihentikan Pemkab Sumenep, Sebagian Pihak Meragukan Outputnya

Pendidikan37 views

KABAR MADURA | Lantaran diragukan efektivitasnya, program beasiswa sekolah perhotelan dari Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep tahun ini sudah ditiadakan.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Samioeddin menilai wajar jika program tersebut dihapus atau tidak lagi mendapatkan tindak lanjut.

“Ya wajar, karena bagi kami yang terpenting organisasi perangkat daerah (OPD) terkait harus membuktikan bahwa lulusannya sudah diterima di mana saja, sampai ke publik itu,” kata dia.

Kepala  Disbudporapar Sumenep Mohamad Iksan mengatakan bahwa program itu sempat berlangsung mulai dari tahun ajaran 2020-2021. Pada waktu itu berhasil mewisuda 30 mahasiswa. Namun untuk tahun ini sudah ditiadakan.

Baca Juga:  Pererat Silaturrahmi dengan Halalbihalal, PKDI Sumenep Punya Tantangan Pascaefisiensi Anggaran

Pada realisasi program di tahun anggaran 2021-2022, sekitar 20 mahasiswa telah wisuda.  Beasiswa yang diberikan sebesar Rp15 juta per orang. Pada 2022 lalu, program tersebut sudah berhasil menyekolahkan sekitar 50 orang.

Meski demikian, Iksan juga menilai penting untuk terus diselenggarakan, apalagi biaya mahasiswa yang secara keseluruhan dibiayai Pemkab Sumenep.

“Jika berbicara peluang, tentunya itu salah satu solusi mengurangi pengangguran, apalagi masa depan perhotelan di Kota Keris ini tetap cerah,” imbuhnya.

Pewarta: Moh. Razin

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *