Belum Bentuk Tim Pengawas Hewan Kurban, DKPP Pamekasan: Mungkin Nanti H-30 Iduladha

News50 views

KABAR MADURA | Tim pengawas kelayakan hewan kurban di Pamekasan masih belum dibentuk. Hal itu diakui oleh Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan Slamet Budiharsono, Kamis (18/4/2024). 

Dia mengatakan, pihaknya akan membentuk tim pengawas ketika hampir mendekati Hari Raya Iduladha atau Hari Raya Kurban. Kendati demikian, pihaknya tetap melakukan pemantauan terkait kesehatan hewan agar layak dikonsumsi. 

“Kalau tim pengawas yang Idulfitri kemarin sudah dibentuk, masing-masing pasar ada delapan orang pengawas, kadang ada juga yang empat. Hasilnya, tidak ada temuan apa-apa, semuanya layak dikonsumsi. Kalau yang Iduladha masih belum dibentuk, mungkin nanti H-30,” jelasnya. 

Baca Juga:  Anggaran Seret, Petani Tembakau Pamekasan Tanpa Bantuan Bibit dari APBD 2026

Nantinya, lanjut Budi, pemantauan untuk hewan kurban akan difokuskan di pasar-pasar yang potensial terjadi transaksi jual beli hewan kurban, seperti Pasar Keppo, Pasar Waru, Pasar 17 Agustus, dan beberapa pasar lainnya. Adapun tim pengawas yang dibentuk terdiri dari dokter hewan, paramedik, dan petugas lapangan. 

Budi menambahkan, kasus LSD yang terjadi pada sapi tidak lagi menjamur di Pamekasan, utamanya ketika musim Hari Raya Kurban. Hal itu dikarenakan, tidak ada temuan tambahan kasus LSD di Pamekasan. Sementara 50 kasus LSD sebelumnya sudah berhasil ditangani. 

Baca Juga:  Petani Pertanyakan Tambahan Biaya Pupuk Bersubsidi di Luar HET

Untuk itu, pihaknya berharap, pelaporan mengenai hewan yang terinfeksi virus atau penyakit lainnya harus segera dilaporkan, agar cepat mendapatkan penanganan. Pihaknya juga mengimbau agar tidak menjual atau membeli hewan yang terindikasi penyakit.

“Kalau soal vaksin, harus ada permintaan dulu. Baru kami ajukan ke provinsi. Jadi selain pemantauan rutin, yang perlu dilakukan adalah laporan dari peternak mengenai kesehatan hewannya,” jelasnya. 

Pewarta: Safira Nur Laily

Redaktur: Sule Sulaiman 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *