KABAR MADURA | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pamekasan menggelar audiensi dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (18/11/2024). Audiensi itu berkenaan dengan agenda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025.
Sekretaris KONI Pamekasan Heri Purwanto mengatakan, selama ini anggaran untuk keikutsertaan KONI Pamekasan di Porprov Jawa Timur sangat minim. Sehingga, tidak mampu mengaver segala kebutuhan atlet secara maksimal, mulai dari pelaksanaan pemusatan latihan kabupaten (puslatkab) hingga pelaksanaan Porprov.
“Kedatangan kami sebenarnya untuk mengingatkan kalau tahun depan ada porprov. Semua yang terlibat itu berjuang untuk Pamekasan,” ujarnya kepada Kabar Madura.
Heri menjelaskan, pada gelaran Porprov 2023 lalu, pihaknya hanya mendapatkan anggaran Rp1,5 miliar. Anggaran itu tentu tidak cukup untuk mengaver segala kebutuhan. Oleh karena itu, pihaknya berharap ada porsi anggaran yang layak untuk keikutsertaan di Porprov 2024 Jawa Timur mendatang.
Menurut Heri, apabila anggaran yang disediakan kembali minim, maka pihaknya akan melakukan penyesuaian terkait partisipasinya di ajang bergengsi dua tahunan tersebut.
“Untuk Porprov kebutuhannya kurang lebih Rp3,5 miliar. Itu sudah masuk puslatkab dan bonus,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Pamekasan Imam Syafi’i Yahya mengatakan, pihaknya memberikan rekomendasi kepada dinas terkait atas tindak lanjut dari anggaran untuk persiapan Porprov tersebut, salah satunya mengenai penambahan anggaran. Menurutnya, hal itu harus dilakukan agar keikutsertaan kontingen Pamekasan di Porprov mendatang bisa lebih optimal.
“Komisi IV akan merekomendasikan dan berkirim surat kepada tim anggaran kabupaten, sehingga bisa memikirkan penambahan (anggaran) untuk KONI. Itu sebagai salah satu pengawalan dari kami,” tegas politisi Partai Golkar itu.
Disisi lain, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Fathorrachman mengungkapkan, anggaran di dinasnya memang terbilang minim. Tidak hanya anggaran yang berkaitan dengan olahraga, namun juga di bidang lain, seperti pariwisata. Namun, dia berjanji akan melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait untuk menindaklanjuti rekomendasi dari Komisi IV tersebut.
“Selama ini kendala kita memang di anggaran. Kalau kita menginginkan Porprov menjadi prioritas, makanya akan dikoordinasikan dengan tim anggaran dan internal kami, termasuk juga dengan KONI,” tuturnya. (nur/zul)





