BPRS Bhakti Sumekar Perkuat Inklusi Keuangan Syariah di Sumenep

Pemerintahan59 views

KABAR MADURA | BPRS Bhakti Sumekar Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui talkshow bertajuk “Mendorong Kepercayaan Masyarakat Melalui Inklusi Keuangan BPR Syariah” yang dilaksanakan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Selasa (14/04/2026).

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar menyampaikan, pihaknya terus berupaya menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Hal itu sebagai komitmen dalam rangka memperluas akses keuangan syariah.

Dikatakan, BPRS diharapkan mampu menjadi wadah yang tidak hanya memperluas akses keuangan syariah, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

“BPRS harus hadir sebagai lembaga yang bisa diandalkan oleh masyarakat, memperluas jangkauan layanan, serta memperkuat kepercayaan publik,” katanya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Dalam pemaparannya, Hairil Fajar juga menekankan keunggulan sistem keuangan syariah dibandingkan sistem ekonomi lainnya. Menurutnya, sistem syariah mengedepankan prinsip keadilan dalam distribusi ekonomi.

Baca Juga:  Rezeki Tembakau

Ia memaparkan, sistem kapitalis cenderung menitikberatkan pada kebebasan kesempatan, sedangkan sistem sosialis lebih fokus pada kepemilikan. Sementara itu, sistem syariah hadir dengan pendekatan yang menyeimbangkan keduanya melalui prinsip keadilan.

“Nilai-nilai syariah harus terus dijaga karena merupakan warisan pemikiran para pendahulu yang terbukti membawa manfaat. Melalui BPRS, kami ingin menghadirkan sistem keuangan yang kuat, tangguh, dan berdampak langsung kepada masyarakat,” paparmya.

TERBAIK: BPRS Bhakti Sumekar terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat dengan melangsungkan talkshow.


Wabup: Peran Strategis untuk UMKM

Sementara itu, Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim menyampaikan pentingnya peran BPRS Bhakti Sumekar Sumenep dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, kehadiran BPRS menjadi jembatan bagi masyarakat untuk mendapatkan akses keuangan berbasis syariah yang lebih adil dan transparan.

“UMKM membutuhkan dukungan akses keuangan yang inklusif. Di sinilah peran BPRS menjadi sangat penting,” tuturnya.

Ia juga menekankan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama yang harus dijaga oleh lembaga keuangan, lebih-lebih oleh BUMD kebanggaan keuangan Sumenep itu.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Genjot PAD dari Wisata hingga Pajak Digital, Bupati: Demi Percepatan Pembangunan

“Kepercayaan tidak dibangun secara instan, tetapi melalui konsistensi, kerja keras, dan pelayanan yang akuntabel,” tegasnya.

Lebih lanjut KH. Imam Hasyim mengungkapkan, jika BPRS Bhakti Sumekar terus mengalami perkembangan signifikan. Selain beroperasi  di Sumenep, layanan BPRS juga telah hadir di Pamekasan dan direncanakan akan diperluas ke Sampang serta Bangkalan.

Politisi PKB tersebut optimis, ekspansi tersebut akan memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah Madura.

“Kami yakin pengembangan ini mampu mendorong terciptanya sistem ekonomi yang lebih sehat dan berkelanjutan,” katanya.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, BPRS juga dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip syariah.

Wabup KH. Imam menekankan pentingnya inovasi digital yang tetap berlandaskan nilai-nilai syariah, serta peningkatan perlindungan konsumen dan keamanan transaksi.

“Teknologi membuka banyak peluang, namun harus diimbangi dengan komitmen menjaga prinsip syariah, keamanan transaksi, serta akuntabilitas layanan,” pungkasnya. (ong/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *