Bupati Baru Pamekasan Bertekad Tidak Membeda-bedakan Layanan

PAMEKASAN-Serah terima jabatan (sertijab) Bupati Pamekasan Kholilurrahman dan Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto dari Pj Bupati Pamekasan Masrukin secara resmi dilaksanakan pada sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Senin (24/3/2025) di Pendopo Agung Ronggosukowati Pamekasan. 

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak, ketua Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan instansi vertikal, kepala organisasi pimpinan daerah (OPD), para anggota DPRD Pamekasan, dan beberapa undangan lainnya.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyampaikan, prioritas layanan pada semua aspek yang erat pada kepentingan masyarakat akan menjadi hal utama. Dalam prosesnya tidak ada istilah membeda-bedakan pelayanan kepada setiap warga yang membutuhkan. 

“Artinya semuanya kami akan jangkau, kami siap menjadi payung besar untuk memayungi Pamekasan secara keseluruhan,” paparnya, Senin (24/3/2024).

Ditegaskannya, tugas dan fungsi bupati mengerucut pada dua hal, pertama; sebagai kepala pemerintahan yang memiliki perangkat di setiap level kepemimpinan di bawahnya, makanya koordinasi dalam setiap layanan akan menjadi prioritas. 

Kemudian yang kedua, sebagai kepala daerah yang harus mampu menjadi jembatan strategis dalam berbagai kebijakan yang dasarnya pada kepentingan daerah.

“Makanya setiap yang terjadi di daerah, harus terkoordinasi atas kebijakan bupati secara bersama-sama,” imbuhnya. 

Pada kesempatan tersebut, pasangan yang berjuluk Kharisma itu menyampaikan visi dan misinya untuk selanjutnya bisa diterjemahkan secara konkrit dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Untuk diketahui, visi dari pasangan Kharisma yakni; Bangkit Bersama untuk Pamekasan Maju. 

Adapun untuk misinya terbagi menjadi 5 fokus misi. 

  1. Wujudkan transformasi sosial yang produktif melalui sumber daya manusia yang unggul. 
  2. Mewujudkan akses dan kualitas infrastruktur pelayanan dasar dalam rangka konektivitas antar wilayah secara terpadu. 
  3. Mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif berbasis potensi lokal untuk mengurangi kesenjangan, pengangguran dan kemiskinan. 
  4. Mewujudkan karakter masyarakat agamis, berbudaya dan harmonis yang memegang teguh nilai kepedulian sosial, kewargaan, dan pelestarian lingkungan. 
  5. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, inovatif dan lincah untuk pelayanan publik yang responsif terhadap aspirasi masyarakat.
Baca Juga:  Pamekasan Kembali Raih WTP, Bupati Kholil Pertahankan Capaian ke-12

Sementara itu, Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto menyampaikan, harmonisasi dalam pola kepemimpinan bupati dan wakil bupati Pamekasan menjadi salah satu hal yang paling utama, sebab, apapun kebijakan yang diambil nanti akan dikoordinasikan dengan baik dan maksimal.

“Jadi ke depan kami akan tetap menjaga satu sama lain dan tetap akan berkoordinasi, apapun kebijakan beliau tetap akan kami dorong dengan maksimal,” imbuhnya (rul/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *