KABAR MADURA | Kegiatan kemanusiaan yang dilakukan tim relawan asal Madura, Bawang Mas Group, di wilayah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mendapat perhatian dan apresiasi dari pemerintah daerah setempat. Sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih, Bupati Langkat Syah Afandin langsung mengundang ke rumah dinasnya, Jumat (16/1/2026) sore.
Bupati Langkat Syah Afandin menerima langsung perwakilan tim relawan Bawang Mas Group, M. Khairul Umam dan Dedi HS di rumah dinasnya.
Pertemuan tersebut berlangsung setelah aktivitas penyaluran bantuan seragam sekolah kepada siswa di Desa Lama dan Desa Lama Baru, Kecamatan Selapian, Kabupaten Langkat. Bantuan itu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial relawan Bawang Mas Group untuk korban banjir di Aceh dan Sumatra.
Tim tersebut, sudah dua pekan sudah berada di Aceh untuk menyalurkan bantuan di beberapa wilayah dan berposko di posko relawan Wahana Muda Indonesia (WMI) di ), Kecamatan Manyak Peyat, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.
Dalam pertemuan itu, Bupati Syah Afandin menyampaikan apresiasi atas kepedulian relawan yang datang jauh dari Madura untuk membantu masyarakat terdampak. Ia juga menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk memberikan dukungan apabila relawan menghadapi kendala selama menjalankan kegiatan di lapangan.
“Kami sangat mengapresiasi aksi kemanusiaan yang dilakukan relawan Bawang Mas Group di wulayah Langkat, jauh-jauh dari Madura,” ujarnya.
Selain membahas kegiatan sosial, pertemuan tersebut juga menyinggung potensi kerja sama di sektor pertanian, khususnya pengembangan tanaman tembakau. Bupati Langkat menyatakan ketertarikannya untuk mempelajari pola budidaya tembakau dari Madura sebagai salah satu daerah penghasil tembakau nasional.
Dalam kesempatan itu, M. Khairul Umam juga merasa tersanjung dan tidak menyangka bahwa aksinya selama ini telah menjadi perhatian pemerintah setempat.
“Pastinya tidak menyangka, ternyata kegiatan kami sebagai relawan sudah dipantau dan menjadi perhatian pemkab setempat,” kata pria dengan sapaan Irul itu.
Usai pertemuan yang berakhir sekitar pukul 19.00 WIB, tim relawan Bawang Mas Group harus kembali ke Posko WMI di Aceh Tamiang, sekitar dua jam dari Langkat. Mereka harus segera melakukan evaluasi dan perencanaan kegiatan di hari berikutnya, Sabtu (17/1/2026). Sebab, tim tersebut rencananya akan sebulan di Aceh untuk menuntaskan seluruh penyaluran bantuan hasil konser amal Valen DA 7 pada 1 Januari 2026 lalu di Pamekasan. (waw/zul)





