KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menargetkan nilai investasi pada 2025 sebesar Rp2,8 triliun. Target itu mengalami peningkatan signifikan setiap tahunnya.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyatakan, sasaran investasi tahun ini tidak hanya akan menyasar sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) saja.
“Selama ini kami fokus ke UMKM dulu, tetapi ke depannya akan melibatkan usaha makro,” ujarnya, Selasa (21/1/2025).
Bupati Fauzi menilai, sektor UMKM menjadi motor penggerak utama dalam kontribusi investasi. Akan tetapi, sektor itu akan tetap menjadi prioritas juga pada 2025. Sejauh ini, investasi paling banyak mengalir ke industri produk makanan, pertanian, perdagangan eceran, serta makanan dan minuman.
“Sejauh ini dari sisi geografis, Kecamatan Kota Sumenep mendominasi lokasi investasi, diikuti oleh Kecamatan Pragaan, Kalianget, Lenteng, dan Bluto. Nantinya menyeluruh di Sumenep,” tegasnya.
Dia berharap, investasi di Sumenep terus meningkat, sehingga pertumbuhan ekonomi juga ikut terangkat. Pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan investasi di berbagai sektor.
Bupati Fauzi juga optimistis tren investasi yang semakin kuat ini tidak hanya akan mempercepat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membantu menekan angka pengangguran.
“Itu hanya target, bahkan bisa lebih dari itu nantinya,” imbuhnya.
Sekadar diketahui, total investasi yang tercatat pada 2024 mencapai Rp2,74 triliun, melonjak drastis dibandingkan 2023, yang berada di kisaran Rp2,1 triliun. (ara/zul)





