Bupati Sumenep Tantang Camat dan Lurah Hadirkan Inovasi lewat Bupati Award 2025

Pemerintahan68 views

KABAR MADURA | Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo terus menyalakan semangat inovasi di kalangan aparatur pemerintahan daerah. Melalui ajang Bupati Award 2025, Dia menantang para camat dan lurah untuk melahirkan gagasan-gagasan kreatif yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurut Bupati Fauzi, penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum penting untuk menumbuhkan budaya kerja inovatif dan kolaboratif di lingkup pemerintahan kecamatan dan kelurahan.

“Bupati Award bukan hanya soal penilaian atau penghargaan, tapi upaya membangun budaya kerja yang inovatif, berorientasi pada pelayanan publik, dan berdampak nyata,” tegas Fauzi.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Dukung WFH ASN, Dinilai Efisien dan Ramah Lingkungan

Dia menambahkan, melalui ajang ini, para camat dan lurah diberi ruang luas untuk menampilkan program unggulan, ide kreatif, serta terobosan baru dalam meningkatkan mutu pelayanan publik di wilayahnya masing-masing.

“Ajang ini menjadi wadah berbagai praktik terbaik antarwilayah, saling menginspirasi, sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan pemerintahan yang lebih responsif dan adaptif,” terangnya.

JJS Kabar Madura

Bupati Fauzi menilai, peran kecamatan dan kelurahan sangat vital dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Sebagai garda terdepan pelayanan publik, aparatur di level bawah dituntut untuk tanggap, cepat, dan efektif dalam merespons kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Genjot PAD dari Wisata hingga Pajak Digital, Bupati: Demi Percepatan Pembangunan

“Kecamatan dan kelurahan adalah ujung tombak pelayanan publik. Jika pelayanannya cepat dan responsif, maka sistem pemerintahan secara keseluruhan akan berjalan efektif,” imbuhnya.

Lebih jauh, Bupati Fauzi mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk menjadikan inovasi sebagai budaya kerja berkelanjutan, bukan proyek sesaat.

“Kami ingin para camat dan lurah terus menghadirkan inovasi, mulai dari layanan administrasi berbasis digital, pengelolaan sampah dan lingkungan, peningkatan literasi masyarakat, hingga inovasi sosial lainnya yang berdampak langsung bagi warga,” pungkasnya. (ara/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *