KABAR MADURA | Pendapatan asli daerah (PAD) Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan (SGMRP) tahun ini terancam tidak bisa penuhi target. Pasalnya, stadion kebanggan masyarakat Pamekasan ini akan direnovasi besar-besaran yang mengakibatkan tidak bisa dioperasikan selama beberapa bulan ke depan.
Kepala Bidang (Kabid) Prestasi Olahraga Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Apriyanto mengatakan, target PAD khusus SGMRP tahun ini sebesar Rp250 juta. Nominal itu sama dengan tahun lalu. Menurutnya, kemungkinan untuk mencapai target hingga tutup tahun 2024 cukup kecil.
“Renovasi hingga September. Mungkin di sisa bulan-bulan terakhir masih bisa digunakan liga, tapi perolehan (retribusinya) tidak seberapa,” jelasnya saat ditemui Kabar Madura, Senin (29/1/2024).
Apri menjelaskan, renovasi itu merupakan proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Pihaknya tidak memiliki wewenang penuh dalam proses renovasi tersebut. Adapun anggaran yang digelontorkan sebesar Rp70 miliar. Renovasi itu meliputi pembenahan infrastruktur serta pemenuhan kelengkapan sarana dan prasarana (sarpras).
Secara umum, kata Apri, target PAD fasilitas gedung olahraga yang dikelola pemkab mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu, seperti Gedung Olahraga (GOR) Teja tahun ini Rp11 juta, sedangkan tahun lalu hanya Rp6.600.000. GOR Sahabat Nyalaran saat ini target PAD-nya menjadi Rp12 juta dari sebelumnya Rp7.400.000. Sementara untuk lapangan tenis meja sebesar Rp10 juta.
Dia mengaku, pihaknya optimistis masing-masing fasilitas gedung olahraga lainnya bisa mencapai target hingga tutup tahun. Pasalnya, akan ada rehabilitasi juga yang direncanakan akan terlaksana tahun ini. Sehingga bisa menarik minat masyarakat.
“Total PAD dari keseluruhan fasilitas olahraga sebesar Rp291 juta. Kalau yang lain optimis tercapai. Tapi yang SGMRP itu, kemungkinan tercapai kecil. Makanya, target tahun ini dengan tahun lalu sama,” pungkasnya.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





