KABAR MADURA | Ketua Komisi I DPRD Sumenep Darul Hasyim Fath kembali menunjukkan komitmennya terhadap kepentingan masyarakat kepulauan.
Salah satu upayanya adalah secara langsung memimpin rombongan aparatur desa dari Kecamatan Masalembu untuk mendatangi kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) di Surabaya beberapa waktu lalu.
Aksi tersebut dilakukan untuk menyuarakan jeritan warga kepulauan, khususnya di Desa Masalima dan Sukajeruk, yang hingga kini masih kesulitan menikmati layanan listrik secara layak dan berkelanjutan.
“Kami datang bersama perangkat dan pejabat kepala desa untuk memastikan mimpi masyarakat kami agar dapat menikmati listrik penuh, sesuai kebutuhan, bisa segera terwujud,” kata Darul.
Politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan, masyarakat Masalembu mengalami pemadaman listrik hampir setiap hari akibat terbatasnya daya yang tersedia. Menurutnya, kondisi ini sangat menghambat aktivitas sosial dan ekonomi warga, serta berpotensi menghambat pembangunan daerah.
Darul yang juga merupakan putra asli Masalembu, menegaskan bahwa perjuangannya bukan hanya janji politik semata. Dia bahkan menyebut akan terus mengawal proses ini hingga ada realisasi konkret dari pihak PLN.
“Kejadian mati lampu di sana bukan hal langka. Ini bukan keluhan biasa, ini soal keadilan layanan dasar yang seharusnya dijamin negara,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendayagunaan Teknologi Tepat Guna (TTG) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep Fadholi membenarkan bahwa pihaknya juga telah menjalin koordinasi intens dengan PLN terkait persoalan elektrifikasi di kepulauan.
“Kami di DPMD ikut mendorong percepatan ini. Kebutuhan energi di kepulauan harus jadi prioritas,” ujarnya singkat. (ara/waw)





