KABAR MADURA | Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan hanya mendirikan dua posko kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada pemudik yang akan menuju ke kampung halaman selama arus mudik lebaran 2025.
Kepala Dinkes Pamekasan Saifudin mengatakan, ada dua posko kesehatan yang sudah dibentuk dan ditempatkan di dua lokasi strategis, yaitu di area monumen Arek Lancor dan Terminal Ronggosukowati Pamekasan.
Waktu pelaksanaan pelayanan pos kesehatan sudah dimulai sejak 23 Maret dan akan berlangsung hingga 8 April 2025. “Kita pusatkan di daerah perkotaan saja untuk pembentukan posko itu,” ungkapnya, Senin (24/3/2025).
Sedangkan untuk wilayah pantura, Dinkes Pamekasan hanya mengandalkan adanya puskesmas setempat untuk tetap siaga dalam melayani pemudik yang membutuhkan pertolongan medis, baik dari segi obat-obatan maupun fasilitas lainnya.
Saifudin mengungkapkan, dalam pelaksanaan layanan kesehatan ini, pihaknya telah menyiagakan 15 tenaga medis, di antaranya 9 petugas ditempatkan di Posko Arek Lancor, sedangkan 5 petugas lainnya di Posko Terminal Ronggosukowati. Setiap tenaga medis akan bertugas secara bergantian selama masa mudik. “Kita pusatkan di kota karena arus mudiknya mayoritas ada di dua lokasi ini,” tambahnya.
Selain tenaga medis, posko kesehatan juga telah dilengkapi dengan berbagai jenis obat-obatan dan fasilitas kesehatan, termasuk mobil ambulans yang siaga di lokasi. Jika ada pasien yang membutuhkan perawatan lebih lanjut, pihaknya menghimbau agar dirawat di fasilitas kesehatan (faskes) terdekat, seperti di klinik, puskesmas, dan rumah sakit.
Saifudin berharap, dengan adanya posko kesehatan ini, pemudik yang melintasi Bumi Gerbang Salam dapat merasa lebih aman dan nyaman selama perjalanan menuju kampung halaman.
“Saat ini, kita memiliki sekitar 45 puskesmas pembantu dan 21 puskesmas yang siap mendukung pelayanan kesehatan bagi para pemudik,” pungkasnya. (km62/din)





