Disperindag Pamekasan Belum Sidak Stok Bahan Pokok Jelang Ramadan

Berita94 views

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan belum dapat memastikan ketersediaan stok bahan pokok selama bulan suci Ramadan. Hingga saat ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan belum melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar-pasar yang tersebar di Pamekasan.

Sejatinya, sidak pasar menjelang Ramadan penting dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok tetap aman dan distribusi berjalan lancar. Selain itu, untuk memantau pergerakan harga agar tidak terjadi lonjakan yang signifikan serta mencegah praktik penimbunan oleh oknum tertentu.

Melalui sidak, pemerintah dapat mengetahui secara langsung kondisi di lapangan sekaligus mengambil langkah cepat apabila ditemukan kelangkaan atau kenaikan harga yang tidak wajar, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa dibebani gejolak harga kebutuhan pokok.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag Pamekasan Nahrul mengatakan, pihaknya memang belum turun langsung ke lapangan. Sidak belum dilakukan lantaran terdapat sejumlah kendala yang membuat pihaknya belum bisa menggelar operasi pasar di sejumlah titik.

Baca Juga:  HIPMI Pamekasan Perkuat Sinergi dengan Pemkab, Dorong UMKM dan Ekonomi Daerah

Meski demikian, dia menyebut, Disperindag Pamekasan berencana mengadakan pasar murah di 13 kecamatan di Pamekasan. Kegiatan itu dijadwalkan berlangsung mulai 19 Februari hingga 12 Maret 2026.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Menurut Nahrul, kegiatan pasar murah itu digelar karena sudah memasuki bulan Ramadan. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan para distributor di berbagai wilayah di Pamekasan.

“Kami juga mengajak petani yang ingin berjualan dalam pasar murah tersebut, mulai dari petani bawang, sayuran, dan lain sebagainya,” ucapnya.

Baca Juga:  Harkitnas ke-118, Bupati Pamekasan Soroti Kedaulatan Informasi hingga Pembatasan Medsos Anak

Dia menambahkan, harga bahan pokok yang akan dijual di masing-masing kecamatan dipastikan lebih rendah dibanding harga pasaran. Namun, pihaknya belum dapat memastikan besaran penurunan harga tersebut.

“Kami belum bisa memastikan turunnya berapa persen, tapi kami akan menjual lebih murah dari pada sebelumnya,” katanya.

Sementara itu, Subaidah, salah seorang pedagang di Pasar Kolpajung, mengaku harga sejumlah kebutuhan pokok mulai merangkak naik menjelang Ramadan. Menurutnya, kenaikan harga seperti ini sudah menjadi hal biasa setiap memasuki bulan suci.

“Harga cape aja sekarang udah naik apa lagi yang lain. Sekilo sekarang sudah Rp100 ribu, yang awalnya tidak sampai,” ucapnya. (km94/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *