KABAR MADURA | Ketua DPRD Sumenep H. Zainal Arifin berkomitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan buruh. Saat memperingati Hari Buruh Internasional, Zainal berbicara pentingnya perlindungan dan keadilan bagi para pekerja.
Menurut Zainal, buruh sebagai tulang punggung pembangunan daerah dan bangsa. Sebab itu, mereka sudah seharusnya mendapatkan hak-haknya secara adil, baik dalam hal upah layak, perlindungan sosial, hingga jaminan keselamatan kerja.
“Momentum Hari Buruh ini bukan sekadar seremonial, tapi saat yang tepat untuk memperkuat komitmen kita dalam mewujudkan keadilan sosial bagi para pekerja,” ujar politisi senior PDI Perjuangan itu.
Kata Zainal, sinergi antara pemerintah dan pengusaha dalam menciptakan iklim kerja yang manusiawi dan bermartabat. DPRD Sumenep siap mendukung kebijakan yang berpihak kepada buruh dan memperkuat pengawasan ketenagakerjaan di lapangan.
Momentum Hari Buruh ini harus menjadi pemantik semangat bagi seluruh pekerja untuk terus berkarya, sekaligus pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan agar tidak lalai dalam menjamin hak-hak buruh.
“Kami pastikan akan terus mendukung kebijakan-kebijakan yang memprioritaskan kesejahteraan masyarakat Sumenep,” imbuhnya.
Selain itu, Zainal juga menyoroti sejumlah praktik merugikan buruh, seperti diskriminasi di tempat kerja dan penahanan dokumen penting oleh perusahaan.
“Praktik penahanan ijazah atau dokumen penting milik buruh oleh perusahaan harus dihentikan. Itu melanggar hak dasar pekerja dan tidak boleh dibenarkan,” tegasnya.
Sehingga, politisi daerah pemilihan (dapil) Sumenep IV itu mengajak semua pihak untuk membangun sinergitas dalam menciptakan lingkungan kerja yang adil, aman, dan inklusif di Sumenep. (ara/zul)





