KABAR MADURA | Puluhan warga asal Sampang diketahui akan berangkat ke luar negeri untuk menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). Itu terhitung sejak Bulan Januari sampai 24 Februari 2025.
Hal itu diungkap oleh Kepala Bidang Penempatan Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sampang Uriantono Triwibowo, Senin (24/2/2025). Menurutnya, 51 orang itu sudah terverifikasi akan diberangkatkan oleh perusahaan penyalur resmi.
“Tugas kami hanya sebatas memverifikasi guna memastikan para PMI ini berangkat melalui jalur resmi dan telah dibekali keterampilan serta pengetahuan terkait ketenagakerjaan di negara tujuan,” ujarnya.
Triwibowo menambahkan, pekerja itu berasal dari beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Sampang, Torjun, dan Banyuates. Sementara negara tujuannya adalah Taiwan, Turki, Hongkong, dan Arab Saudi.
“PMI ini akan bekerja di sektor yang beragam, meliputi cleaning service, jasa tata rias dan pelayan restoran serta sektor lainnya,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Triwibowo menegaskan, pentingnya mengikuti prosedur resmi agar para calon PMI itu mendapatkan perlindungan hukum dan hak-hak ketenagakerjaan di negara tujuannya.
“Kami meminta, warga yang ingin bekerja di luar negeri untuk melalui jalur resmi agar terhindar dari risiko apapun,” imbaunya. (km90/sub/zul)





