Wakil Ketua DPRD Pamekasan Moh. Khomarul Wahyudi mengatakan, adanya PMI ilegal di Pamekasan itu mengindikasikan ketidakmampuan pemerintah kabupaten (pemkab) setempat dalam menyerap atau menciptakan tenaga kerja secara mandiri.
PMI
Dua Bulan Terakhir, 51 Warga Sampang Pilih Jadi Pekerja di Luar Negeri
Puluhan warga asal Sampang diketahui akan berangkat ke luar negeri untuk menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). Itu terhitung sejak Bulan Januari sampai 24 Februari 2025.
Diskop UKM dan Naker Pamekasan Hanya Usulkan Pengadaan Satu Mobil Ambulance Khusus PMI
Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Ketenagakerjaan) Pamekasan mengusulkan pengadaan mobil ambulance khusus Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dipulangkan karena meninggal. Selama ini, Pamekasan harus menyewa armada khusus tersebut.
Armada Pemulangan Jenazah PMI di Pamekasan Terbatas
Berdasarkan data dari Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan, sepanjang tahun ini terdapat belasan pekerja migran Indonesia (PMI) yang dipulangkan karena meninggal. Mereka rata-rata mereka berangkat nonprosedural atau ilegal.
15 PMI Asal Sampang Dipulangkan Paksa
Sejak Januari hingga Mei 2023, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sampang mencatat terdapat belasan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Sampang yang dipulangkan secara paksa (deportasi) dari negara perantauannya.
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.









