Eco Pesantren segera Dimulai di Pamekasan, Bupati Kolaborasikan dengan Insentif Guru Ngaji

KABAR MADURA | Eco Pesantren, program utama Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman tersebut akan segera dimulai. Tidak hanya pesantren yang diperhatikan, program insentif guru ngaji pun akan direalisasikan.

Sesuai misi bupati, Eco Pesantren merupakan peningkatan sarana pengelolaan lingkungan yang sehat, nyaman, aman. Pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi pesantren untuk menjaga kesehatan warga pesantren agar efektif dalam proses belajar pembelajaran agama.

Konsep tersebut menekankan pada pengelolaan sumber daya, pengurangan sampah, dan pemanfaatan energi secara efisien. 

Tidak hanya pesantren yang diperhatikan, kesejahteraan guru ngaji pun dipikirkannya melalui program insentif guru ngaji.

Bupati dengan sapaan kiai Kholil tersebut siap datangi setiap pesantren. Tujuannya untuk mengetahui pesantren yang perlu penataan. Dia akui bahwa program tersebut sudah pernah ada namun capaiannya belum optimal.

“Ada program yang mulai dulu masih semu, sekarang kami akan tampilkan, yaitu perbaikan eco pesantren. Kami akan datang ke pesantren-pesantren, mana pesantren yang perlu disehatkan, kami akan tata menuju pesantren masa depan,” paparnya di acara halalbihalal yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU)  Pamekasan, Sabtu (26/4/2025).

Pengasuh Pesantren Matsaratul Huda itu menyampaikan, efisiensi anggaran menjadi salah satu tantangan yang dihadapi di masa kepemimpinannya. Namun dia bertekad mempergunakan alokasi anggaran yang ada dengan sangat efisien dan efektif dalam program peningkatan kesejahteraan guru ngaji dan pesantren tersebut.

Baca Juga:  Pamekasan Kembali Raih WTP, Bupati Kholil Pertahankan Capaian ke-12

“Kami  berharap dengan berkurangnya anggaran ini, bagaimana anggaran yang sedikit itu bisa efektif dan efisien,” terangnya. 

Program bantuan guru ngaji sudah dianggarkan Rp1,7 miliar di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pamekasan 2025. Realisasinya akan dilaksanakan di pertengahan tahun 2025. Saat ini masih dalam proses verifikasi dan validasi.

Kegiatan halalbihalal itu, hadir juga MWCNU dari 13 kecamatan, pengurus lembaga dan badan otonom di bawah PCNU Pamekasan serta para undangan lainnya. (rul/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *