KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Keoptimalan pengamanan menjelang natal dan tahun baru (nataru) 2024 mulai dipersiapkan. Terutama berkenaan dengan penyakit masyarakat (pekat), seperti penggunaan minuman keras (miras) yang kerap kali terjadi setiap pergantian tahun. Hal tersebut diungkapkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan Mohammad Yusuf Wibiseno, Rabu (20/12/2023).
Menurutnya, salah satu upaya untuk mengoptimalkan pengamanan melalui kedisiplinan berpatroli. Secara umum, operasi penggunaan miras hampir setiap hari digelar. Bahkan pada kegiatannya kerap kali diberlakukan tindakan tegas berupa penangkapan. Tahun ini ada dua tempat yang menjadi lokasi miras.
“Jadi menjelang nataru ini kami sudah merealisasikan beberapa tahapan operasi. Salah satunya, membangun posko pengamanan dan posko pusat di Taman Arek Lancor,” ujarnya kepada Kabar Madura.
Pihaknya menuturkan, keoptimalan pengamanan nataru juga bisa dilihat dari pembentukan tim gabungan (timgab) yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Polres dan Tentara Negara Indonesia (TNI). Sehingga, keoptimalan pengamanan semakin terjamin.
“Sasaran kami pada nataru tahun ini membasmi penggunaan miras. Tapi untuk saat ini kami masih menunggu Surat Edaran (SE) dari bupati,” tuturnya.
Secara umum, untuk lokasi operasi miras pada nataru tahun ini sudah ditentukan. Hanya saja untuk melangkah lebih awal, masih menunggu ketersediaan SE Ketertiban Umum. “Untuk sementara kami masih merahasiakan lokasi yang menjadi sasaran operasi, pada dasarnya untuk melangkah sebenarnya bisa melalui peraturan bupati (perbup), tapi biasanya ada SE,” tegasnya.
Pewarta: Moh. Farid
Redaktur: Totok Iswanto





