KABAR MADURA | Drawing grup cabang olahraga (cabor) futsal untuk Pra-Porprov Jawa Timur 2025 telah selesai dilakukan. Kabupaten Sumenep berada di grup yang tidak mudah, yakni grup C bersama Kabupaten Gresik, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, dan Kabupaten Pamekasan.
Pelatih Tim Futsal Sumenep Agus Himawan mengatakan, persaingan di grup C akan berjalan ketat, mengingat ada tim-tim kuat, seperti Kabupaten Gresik dan Pamekasan.
“Saya melihat ini menarik, terutama bagaimana Sumenep bisa berproses. Liga futsal di sini selalu bergulir setiap tahun, meskipun dengan keterbatasan dana,” ujarnya, Selasa (4/3/2025).
Menurutnya, perkembangan cabor futsal di Madura mengalami perkembangan pesat, khususnya di Sumenep dan Pamekasan. Cabor futsal di dua kabupaten ini menunjukkan progres positif.
Agus optimistis Futsal Sumenep bisa bersaing di grup C, terutama dengan Pamekasan. Sebab komposisi pemain yang dimiliki cukup baik. Beberapa pemain yang sebelumnya sempat dicoret, kini kembali menjadi bagian inti tim, karena perkembangan mereka yang signifikan.
“Kami baru berkumpul sebelum bulan puasa ini. Tapi sejak U-20 dan Liga FK U-19, saya sudah memantau pemain, karena saya terlibat langsung dalam kompetisi tersebut,” tegasnya.
Mengenai sistem kompetisi, Agus menilai bahwa grup yang berisi lima tim memiliki tantangan tersendiri dibandingkan dengan grup yang hanya berisi empat tim. Dia meyakini Futsal Sumenep bisa lolos ke Porprov Jatim 2025.
“Dari yang saya tahu, hanya dua tim yang lolos. Jika kami bisa mengatasi Gresik, yang merupakan tuan rumah, peluang terbuka lebar. Apalagi di beberapa daerah, even kelompok umur seperti U-19 dan U-20 masih jarang diadakan,” ungkapnya.
Menjelang kompetisi, harapan besar disematkan pada Futsal Sumenep agar bisa mengharumkan nama kabupaten di ajang Porprov Jatim mendatang.
“Harapan saya, tim ini bisa membawa nama baik Sumenep. Yang paling penting, para pemain bisa hadir setiap sesi latihan, karena futsal adalah permainan yang terencana,” pungkasnya. (ara/zul)





