HMI Kecam Dugaan Penggelapan Dana Tunjangan Pengurus KONI Sampang

Olahraga128 views

KABAR MADURA | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sampang mengecam keras dugaan penggelapan dana tunjangan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sampang. 

Dugaan tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip tatakelola organisasi yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab, serta mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga olahraga daerah.

Ketua HMI Cabang Sampang Nur Hasim menilai, dana tunjangan pengurus KONI bersumber dari anggaran negara, yang semestinya digunakan untuk mendukung pengembangan olahraga di Sampang. Oleh karena itu, setiap dugaan penyalahgunaan dana tersebut tidak hanya merugikan pengurus yang berhak menerima, tetapi juga berdampak pada stagnasi pembinaan atlet dan kemunduran prestasi olahraga daerah.

“Atas dugaan ini, kami memandang perlu adanya langkah serius dari pihak terkait. Pengelolaan keuangan KONI harus dilakukan secara profesional dan akuntabel,” tegas Nur Hasim.

Baca Juga:  Dana CSR Migas di Desa Banbaru Digugat ke Komisi Informasi, Warga Minta Transparansi Pengelolaan

Atas dasar itu, instansi pengawas dan direktorat terkait didesak segera melakukan audit internal secara menyeluruh dan transparan terhadap pengelolaan keuangan KONI Sampang. Audit tersebut dinilai penting guna mengungkap alur penggunaan anggaran secara terang-benderang serta memastikan adanya pertanggungjawaban yang jelas.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Nur Hasim menegaskan, bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan tanpa pandang bulu.

“Siapa pun yang terbukti terlibat dalam praktik penggelapan atau penyalahgunaan dana publik harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Nur Hasim.

Menurutnya, penindakan tegas diperlukan untuk memberikan efek jera sekaligus menjadi pelajaran bagi seluruh lembaga yang mengelola anggaran publik, khususnya di sektor olahraga.

Baca Juga:  Kunker Kapolres Pamekasan Tekankan Transparansi Anggaran hingga Penguatan Kamtibmas

Nur Hasim juga menegaskan komitmen HMI Cabang Sampang untuk terus mengawal kasus tersebut. Dia menyatakan, sebagai organisasi mahasiswa yang menjunjung nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan, HMI akan tetap berada di garda terdepan dalam mengawasi kebijakan publik.

“HMI berkomitmen mengawal tata kelola pemerintahan dan lembaga daerah agar berjalan secara bersih, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua KONI Sampang Abdul Wasik justru enggan berkomentar dan hanya  menyampaikan terima kasih saat dikonfirmasi. 

“Iya mas terimakasih infonya,” timpalnya. (yan/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *