KABAR MADURA | Upaya memperkuat hubungan pendidikan Islam lintas negara terus dilakukan oleh IBS Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK). Melalui kunjungan ke Al Hidayah Waqaf Foundation for Education and Social Development di Hat Yai, Songkhla, Thailand, Jumat (10/10/2025), lembaga pendidikan asal Madura itu menawarkan program beasiswa pendidikan dan orang tua asuh bagi anak-anak Muslim Thailand.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen IBS PKMKK dalam membuka peluang kolaborasi internasional untuk peningkatan mutu pendidikan Islam, khususnya di wilayah yang memiliki populasi Muslim minoritas seperti Thailand bagian selatan.
Direktur Utama IBS PKMKK, Dr. KH. Achmad Muhlis, MA, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak Muslim Thailand belajar Islam secara komprehensif dan integratif, dengan pendekatan yang memadukan agama, sains, dan teknologi.
“Kami berharap terjalin kolaborasi yang kuat antara IBS PKMKK dengan Al Hidayah Waqaf Foundation for Education and Social Development untuk memberikan warna pada pengembangan Islam di Thailand,” ungkap KH. Achmad Muhlis.
Selain beasiswa, IBS PKMKK juga menawarkan program orang tua asuh di Indonesia bagi siswa-siswa Thailand, sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan spiritual selama masa pendidikan mereka.
Tawaran ini disambut hangat oleh General Director Al Hidayah Waqaf Foundation, Adul Meatam, M.IRKH, Ph.D. Ia menilai, Indonesia merupakan contoh terbaik dalam membangun wajah Islam yang moderat dan toleran.
“Kami setiap tahun mengirimkan anak-anak kami ke Indonesia untuk belajar Islam karena Islam di Indonesia yang moderat sangat ideal dikembangkan di Thailand. Bahkan kami tidak hanya mengirimkan anak Islam, melainkan juga anak non-Islam jika mereka berminat belajar Islam,” tutur Adul.
Dalam kesempatan itu, Moch Cholid selaku perwakilan IBS PKMKK turut menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak Al Hidayah Foundation. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi langkah awal bagi kerja sama nyata antara dua lembaga dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang berkemajuan.
Kunjungan ini diharapkan menjadi tonggak awal kerja sama IBS PKMKK dengan Negara di kawasan Asia Tenggara, serta memperkuat peran Pesantren Indonesia sebagai pusat pengembangan integrasi keilmuan agama, sains dan teknologi serta Islam moderat di tingkat global. (rul/zul)






