KABAR MADURA | Nama Novan Setya Sasongko tentu tidak asing bagi publik sepak bola Tanah Air. Pemain berusia 35 tahun itu termasuk salah satu bek kiri berpengalaman yang telah malang melintang membela berbagai klub papan atas Indonesia, mulai dari Persebaya Surabaya, Bali United, Semen Padang, hingga Barito Putera. Bahkan, kiprahnya sempat mengantarkannya memperkuat Timnas Indonesia.
Karier profesional Novan dimulai dari klub tanah kelahirannya, Persibo Bojonegoro. Bersama tim berjuluk Laskar Angling Dharma itu, dia sukses mengangkat trofi Divisi I 2007 serta meraih gelar juara Divisi Utama 2010. Tidak berhenti di situ, Novan juga turut membawa Persibo menorehkan sejarah dengan menjuarai Piala Indonesia 2012.
Kini, perjalanan panjang sang pemain membawanya kembali ke Madura United. Meski datang dengan status pinjaman dari Barito Putera, sosok Novan bukanlah wajah baru bagi Laskar Sape Kerrab. Sebelumnya, Novan sudah pernah berseragam loreng merah putih selama tiga musim (2021–2024) dan ikut menjadi bagian dari tim yang konsisten bersaing di papan atas kasta tertinggi persepakbolaan Indonesia.
Kembalinya Novan ke Madura pun membawa misi pribadi yang cukup besar. Pemain kelahiran 26 November 1989 itu bertekad menambah koleksi piala yang pernah diraih sepanjang kariernya. Satu trofi yang paling diincar adalah gelar juara Super League bersama Madura United.
“Kebetulan sudah pernah juara kasta kedua, Liga 2 dan Piala Indonesia. Tinggal Liga 1 (Super League) ini yang belum pernah saya juara,” ujarnya.
Lebih dari sekadar ambisi pribadi, Novan mengaku sudah merasa sangat betah selama berseragam Madura United. Menurutnya, suasana kekeluargaan di tim yang bermarkas di Pamekasan itu sangat kental dan membuatnya nyaman.
“Saya sudah merasa betah di sini, suasana kekeluargaan Madura United sangat kental. Begitu ada tawaran kembali, saya langsung terima,” ungkap Novan.
Dengan pengalamannya yang segudang serta kedekatan emosional dengan publik Madura, Novan diyakini bisa menambah kedalaman skuad Madura United di lini belakang. Kehadirannya juga memberi contoh penting bagi para pemain muda, bagaimana menjaga konsistensi di level kompetisi tertinggi selama bertahun-tahun.
Madura United sendiri musim ini menargetkan bisa bersaing di jalur juara setelah beberapa kali finis di posisi atas klasemen. Kehadiran Novan di lini pertahanan tentu diharapkan bisa membantu mewujudkan mimpi besar tersebut. (nur/zul)





