Kasus Kekerasan Anak di Sumenep Meningkat, 43 Laporan Masuk Hingga Agustus 2025

Hukum, Berita109 views

KABAR MADURA | Angka kasus kekerasan terhadap anak di Sumenep kembali meningkat. Data resmi Polres Sumenep mencatat, sejak Januari hingga Agustus 2025, terdapat 43 kasus yang dilaporkan. Jumlah ini naik dibanding tahun 2024 lalu yang mencatat 39 kasus.

Plt Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti Sutioningtyas membenarkan adanya lonjakan kasus tersebut. 

“Memang ada peningkatan. Namun, kami juga sudah melakukan langkah-langkah pencegahan,” tegasnya saat dikonfirmasi, Sabtu (6/9/2025).

Diungkapkan pula, kepolisian telah berupaya mengurangi potensi kekerasan anak melalui sosialisasi dan edukasi. Bahkan, Polres Sumenep menggandeng pihak sekolah hingga pondok pesantren (ponpes) untuk memberikan pemahaman terkait bahaya kekerasan terhadap anak.

Baca Juga:  Tera' Ta' A-dhemar

“Harapannya, dengan edukasi ini masyarakat semakin paham dan bisa melindungi anak-anak dari tindak kekerasan,” ujarnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Namun, di tengah meningkatnya kasus, sejumlah pihak menilai bahwa pencegahan tidak bisa hanya dibebankan pada kepolisian semata. 

Kepala Dinsos P3A Sumenep Mustangin menegaskan bahwa persoalan kekerasan anak adalah masalah serius yang memerlukan keterlibatan lintas sektor.

“Dari tokoh-tokoh di tingkat desa hingga berbagai elemen masyarakat harus turun tangan. Perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga semua lapisan masyarakat,” tegasnya. (ara/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *