KABAR MADURA | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan mengusulkan pengembangan lahan milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang berada di belakang Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Kamis (18/6/2026).
Lahan seluas sekitar 8 hektar itu dinilai memiliki potensi besar karena berada di kawasan perkotaan yang strategis. Selain itu, lokasinya yang menyatu dengan kawasan Taman Rekreasi Kota (TRK) yang telah lama redup dinilai dapat kembali dihidupkan melalui pengembangan yang terencana.
Ketua Komisi IV DPRD Bangkalan, Rokib, mengatakan, lahan yang berada di pusat kota tersebut memiliki nilai strategis dan berpotensi menjadi penunjang peningkatan perekonomian Kota Dzikir dan Sholawat.
“Di belakang gedung stadion sekitar 8 hektar yang perlu dikembangkan. Untuk lokasinya paling strategis karena di pusat kota,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, keberadaan danau di area itu menjadi salah satu fasilitas pendukung yang dapat dioptimalkan. Pengembangan kawasan di sekitar danau dinilai dapat menjadi daya tarik sekaligus fasilitas penunjang berbagai aktivitas masyarakat.
Berdasarkan hasil peninjauan yang pernah dilakukannya, rencana pengembangan kawasan itu juga telah mendapat respons positif dari Pemkab Bangkalan.
“Saya pernah survei ke lokasi. Kemudian langsung direspon sama Pak Bupati, insya Allah sudah dianggarkan tahun ini untuk pengurukan keliling area kolam untuk akses olahraga,” ungkapnya.
Rokib menambahkan, pengembangan kawasan itu diharapkan dapat menjadi ikon baru Kabupaten Bangkalan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru. Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah juga membuka peluang kerja sama dengan pihak investor.
“Selanjutnya rencana tersebut akan dilaksanakan melalui kerjasama dengan investor,” tegasnya.
Politisi PDI Perjuangan itu menilai, potensi yang dimiliki kawasan itu akan memberikan dampak nyata, terutama terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Sebab itu, dia mendorong agar pengelolaan dan pengembangannya dilakukan secara serius.
“Untuk lebih jelasnya langsung klarifikasi sama dinas terkait. Insya Allah banyak potensi PAD ke depan kalau dikelola serius dan saat ini sudah ada masterplan-nya,” pungkasnya. (fik/zul)





