Komunitas Burung Perkutut, Pemersatu Lintas Kabupaten dan Sarana Bisnis di Madura

Berita, Ragam86 views

KABAR MADURA | Bunyi khas burung perkutut bukan hanya menghadirkan ketenangan bagi telinga para pecintanya. Lebih dari itu, kicauan khas burung ini menjadi pengikat silaturahmi lintas wilayah, bahkan membuka peluang ekonomi baru di tengah masyarakat Madura. 

MOH.RAZIN, SUMENEP 

Di Kabupaten Sumenep, setiap Minggu pagi menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh puluhan penggemar burung perkutut dari berbagai daerah. Dan tempatnya tidak melulu di satu titik. 

Moh Wardi mengatakan, sejak pukul 07.00 WIB, para anggota sudah ramai berada di tempat sesuai dengan yang disepakati. Para anggota komunitas perkutut tanpa dipandu segera berdatangan. 

“Bagi kami, ini bukan sekadar hobi. Ini bagian dari kehidupan. Ada kebersamaan, ada silaturahmi, dan tentu saja ada nilai spiritual di dalamnya,” ungkapnya. 

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Menariknya, geliat komunitas perkutut ini tidak lagi terpusat hanya di suatu titik. Seiring berjalannya waktu, anggota komunitas datang dari berbagai penjuru Madura, bahkan mulai merambah kabupaten lain. Komunitas ini perlahan menjelma menjadi wadah pemersatu lintas kabupaten. 

Tixak hanya menyatukan lintas daerah, geliat komunitas ini juga menjadi pintu masuk bagi bisnis kecil menengah. Nilai jual burung perkutut yang memiliki suara merdu dan berkarakter bisa mencapai jutaan rupiah. Bahkan tak jarang, transaksi jual beli dilakukan langsung saat arisan berlangsung. 

“Kalau burungnya bunyinya bagus, biasanya langsung ada yang nawar. Harganya bisa jutaan, tergantung kualitasnya,” imbuhnya. 

Di tengah arus digital dan budaya instan, eksistensi komunitas perkutut seperti ini menjadi nafas baru bagi pelestarian tradisi. Di Madura, burung perkutut bukan hanya binatang peliharaan. Tetapi simbol ketenangan, keberuntungan, dan perekat sosial. 

Sehingga dengan semangat kebersamaan dan didukung oleh pemerintah daerah, komunitas burung perkutut di Madura membuktikan bahwa hobi yang dijalani dengan hati bisa menjadi jembatan silaturahmi, sarana bisnis, dan warisan budaya yang hidup di tengah masyarakat modern. 

“Burung ini membuat kita sering bertemu, saling membantu, dan menjaga nilai-nilai kearifan lokal,” tutupnya. (waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *