Komunitas Sekolah Parenting Rawat Permainan Tradisional

Berita, News46 views

KABAR MADURA | Komunitas Sekolah Parenting wadahi pemuda dan pemudi untuk melakukan aktivitas positif dan bergerak dalam memelihara permainan tradisional di era digitalisasi saat ini.

Pembina Komunitas Rumah Kita Nunung Fitriana menyampaikan bahwa saat ini permainan tradisional seperti sudur dan lain sebagainya sudah tidak lagi menjadi aktivitas bermain anak-anak.

“Sehingga anak-anak cenderung lupa terhadap permainan tradisional, yang salah satunya buat olahraga dan membangun emosional antara anak,: kata Nunung.

Sehingga, Komunitas Sekolah Parenting ini lahir untuk merawat itu. Apalagi, saat era digitalisasi ini, permainan anak-anak cenderung fokus ke game, yang secara dampak tidak cukup baik untuk kesehatan anak-anak.

Untuk mengantisipasi itu, maka Komunitas Sekolah Parenting ini selalu menggelar kegiatan atau lomba-lomba permainan tradisional.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Kegiatan bersama, kami pernah menggelar kompetisi permainan tradisional karena ingin mempertahankan budaya Madura, dan menetralisir anak main handphone,” imbuhnya.

Dia juga menjelaskan tentang sekolah parenting, di mana kegiatan ini sudah tersebar ke 11 kecamatan di Kabupaten Sumenep. Dengan objek sasaran, orang tua yang mempunyai anak berusia 0-10 tahun. Pada sekolah parenting ini pihaknya juga sudah mempunyai metode belajar sendiri.

“Sebab meski tujuan anak-anak, mengedukasi orang tua merupakan hal utama. Karena mereka mempunyai peranan utama juga di lingkungan anak-anak,” pungkasnya. (ara/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *