KABAR MADURA | Cenderung tidak produktif. Itulah lahan mati. Banyak sekali ditemukan di Madura. Nyaris semuanya terbiarkan begitu saja. Polres Pamekasan menempuh langkah taktis dalam menghidupkannya.
SAFIRA NUR LAILY, PAMEKASAN
Salah satu langkah tersebut ialah bersinergi dengan pemerintah desa (pemdes), yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan.
Pemdes Bajang, Kecamatan Pakong menjadi salah satu pilihan sinergi oleh Polres Pamekasan. Keduanya berkolaborasi menanam jagung di lahan tidur.
Lahan tidur tersebut adalah tanah kosong milik Pemdes Bajang, yang selama ini hanya digunakan apabila ada acara-acara tertentu.
Penanaman bibit jagung secara simbolis tersebut dilakukan setelah mengikuti Zoom Meeting Kapolri me-launching Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan yang dilaksanakan secara serentak se-Indonesia.
Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan melalui Wakapolres Pamekasan Kompol Andy Purnomo menegaskan bahwa penanaman bibit jagung itu sudah menjadi kedua kalinya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Dan pada hari ini, kami bersama Forkopimcam Pakong serta didukung Pemdes Bajang melakukan penanaman bibit jagung di lahan yang berada di wilayah Desa Bajang,” ujar Kompol Andy, Rabu (20/11/2024).
Dia menjelaskan, penanaman bibit tanaman pangan ini, selain memanfaatkan lahan tidur secara maksimal, juga sekaligus mengajak masyarakat mendukung swasembada pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
“Untuk hari ini, kami memanfaatkan secara maksimal lahan pertanian yang ada di wilayah Bajang. Itu sebagai bentuk dukungan ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Pamekasan Kompol Andy Purnomo didampingi Para PJU Polres Pamekasan, perwakilan dari Kodim 0826 Pamekasan, perwakilan dari Kejaksaan Negeri Pamekasan, Forkopimcam, perwakilan para ibu Bhayangkari Ranting Pakong serta aparat desa dan warga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Polres Pamekasan memberikan bantuan kepada anak yatim, kemudian pemberian bantuan bibit jagung dan pupuk kepada salah satu perwakilan kelompok tani.
“Program ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas nasional yang sejalan dengan visi Asta Cita Presiden. Polri telah menyiapkan konsep Pangan Lestari dengan memanfaatkan lahan produktif di seluruh Indonesia,” terang Kompol Andy Purnomo usai menanam jagung.
Pihaknya juga menyampaikan akan pentingnya sinergi antarinstansi dan masyarakat.
“Program ini bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tugas kita bersama. Dengan adanya Gugus Tugas Polri ini, kami akan terus mendorong keterlibatan aktif semua pihak untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan maksimal.” tutup Kompol Andy. (waw)





