Meski Belum Masuk Indonesia, Dinkes Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Virus Nipah

Kesehatan, Berita103 views

KABAR MADURA | Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya virus Nipah, meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus penularan di Indonesia.

Virus Nipah diketahui merupakan virus zoonosis yang sangat berbahaya. Virus ini dapat menular dari hewan ke manusia, khususnya melalui kelelawar dan babi. Penularan dapat terjadi saat manusia bersentuhan langsung dengan cairan tubuh hewan yang terinfeksi.

Meski belum ada laporan kasus di Indonesia dan baru ditemukan di beberapa negara seperti India dan Malaysia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tetap mengingatkan masyarakat agar selalu menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga:  Disdikbud Pamekasan Siapkan Aplikasi Pengawasan Siswa Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar

“Meskipun virus ini belum ada di Indonesia tetapi perlu untuk mengantisipasi dan menjaga kesehatan diri sendiri dengan melakukan kegiatan hidup bersih dan sehat,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pamekasan Avira Sulistyowati, Senin (2/2/2026).

Dia menambahkan, hingga kini Dinkes Pamekasan belum menerima surat edaran resmi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur terkait virus Nipah tersebut.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Kami belum menerima surat edaran dari Dinkes Jawa Timur, jadi kami belum tahu dengan jelas. Meskipun Kemenkes RI sudah memberikan komentar, tapi kami belum menerima surat dari Jawa Timur,” jelasnya.

Baca Juga:  Cekcok di Area Pemakaman, Polres Pamekasan Ringkus Terduga Pelaku Penganiayaan

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Halili turut mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam mengonsumsi makanan, khususnya buah-buahan yang diambil langsung dari pohon.

“Untuk menghindari dari penyebaran virus Nipah, masyarakat harus selalu menjaga kesehatan. Sebaiknya makanan yang sudah di makan oleh hewan, khususnya kelelawar, jangan dimakan,” tuturnya. (km94/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *