KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Setelah gagal berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) 2023 kemarin, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Pamekasan tidak lantas berdiam diri. Saat ini, PSSI Pamekasan fokus pada pembinaan atlet. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan prestasi di cabang olahraga (cabor) sepak bola.
Wakil Ketua PSSI Pamekasan Haqi mengatakan, pembinaan itu melalui beberapa kegiatan, satu di antaranya persiapan Piala Soeratin. Laga itu dikhususkan untuk pembinaan atlet muda, yakni kelompok usia U13 dan U15.
“Selain itu, kami juga ada workshop untuk aplikasi siap (sistem informasi administrasi pemain) dan seleksi Persepam untuk Liga 3. Kegiatan-kegiatan itu muaranya memang untuk pembinaan atlet,” jelas Haqi, Minggu (22/10/2023).
Sayangnya, lanjut Haqi, pihaknya kerap kali terkendala sarana dan prasarana (sarpras) dalam merealisasikan kegiatan, seperti tidak adanya lapangan yang representatif. Kendala lainnya, kata Haqi, adalah soal finansial.
Dia juga mengungkapkan, selama dua tahun terakhir, pihakya tidak mendapatkan dana hibah pembinaan, sehingga itu berpengaruh terhadap kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan. Namun meskipun demikian, pihaknya terus menjaring atlet-atlet unggul untuk meningkatkan prestasi.
“Tahun-tahun sebelumnya memang dapat uang pembinaan. Tapi tahun kemarin sama sekarang tidak dapat. Semoga tahun depan bisa dapat lagi,” ungkapnya.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Sule Sulaiman





