KABAR MADURA | Mampu menyabet tiga medali olimpiade sains tingkat nasional sepanjang tahun 2024 ini, Moh. Anwar mencoba berbagi rahasianya. Remaja asal Desa Sawah sumur, kecamatan Arjasa (Kangean) ini memiliki trik belajar untuk mengejar prestasi, yakni selalu istikamah belajar walaupun sebentar.
IMAM MAHDI, SUMENEP
“Prinsip hidup saya selain istikamah, tanamkan selalu rendah hati, selalu berusaha, sabar dalam hadapi segala masalah, berbuat baik semaksimal mungkin, serta taat terhadap perintah Allah,” kata Anwar, Kamis (14/11/2024).
Anwar yang lahir di Pulau Kangean ini memiliki keinginan tinggi untuk belajar. Sadar hidup dalam keluarga tidak mampu, dia bertekad dapat sekolah tinggi tanpa menyusahkan orang tuanya.
Akhirnya, keberuntungan dia dapatkan. Setelah lulus SMP, dia mendapatkan beasiswa dari Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep. Anwar bisa belajar di SMA Muhammadiyah Sumenep hingga selesai tanpa biaya dan tinggal di panti asuhan tanpa membayar.
Meski begitu, dia tidak lantas berleha-leha dengan jalan baik yang didapatkan. Prestasi demi prestasi selama sekolah terus dia kejar. Bahkan, menjelang lulus SMA, sejumlah prestasi terus dia koleksi.
Prestasi yang diraih menjelang lulus SMA itu antara lain juara 3 (medali perunggu) Olimpiade Kimia Tingkat Nasional (OKTN) pada 20 Maret 2024, juara 3 (medali perunggu) Olimpiade Pendidikan Agama Islam Tingkat Nasional pada 3 April 2024, dan juara 1 (medali emas) National Islamic Competition pada 16 April 2024 lalu.
Dari banyak prestasi itulah yang mengantarkannya dapat beasiswa kuliah di UNIBA Madura secara gratis.
“Prestasi ini rasa terima kasih kepada Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep serta pada teman-teman para guru yang telah membimbingnya selama ini.,” tutur Anwar.
Selain mendapat beasiswa atas prestasinya itu, Panti Asuhan Muhammadiyah Sumenep juga memberi penghargaan Moh. Anwar sebagai kader terbaik Muhammadiyah. (waw)





