PBSI Sumenep Dinilai tidak Profesional, KNPI Nilai Mematahkan Talenta Muda

Berita, Olahraga761 views

KABAR MADURA | Sikap tidak sportif ditengarai terjadi di tubuh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumenep. Dugaannya adalah praktik kolusi dan nepotisme. Dugaan itu menguat, karena pada proses pemanggilan atlet bulu tangkis untuk seleksi pemusatan latihan atlet yang akan diikutsertakan di ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) tahun 2025, yang dipilih anak salah satu pelatih.

Padahal, terdapat talenta yang dinilai lebih baik. Bahkan atlet yang tidak dipanggil itu juara satu tunggal putra pada Kejurkab Bupati Cup tahun 2024 asal klub PB Arjasa, yaitu Noval.

Wakil Ketua KNPI Sumenep Bidang Pemuda dan Olahraga Ahmad Wasil menyayangkan dugaan sikap tidak sportif PBSI. Menurutnya, tindakan tersebut dinilai mencederai sportivitas dan bisa mematahkan semangat dan mental pemuda Sumenep untuk mengharumkan kabupaten tercintanya.

“Jika benar dugaan itu, yakni adanya tengarai praktik kolusi dan nepotisme, ini akan mematahkan semangat generasi muda di dunia olahraga,” tandasnya. 

Salah seorang pelatih atlet bulu tangkis dari klub Persatuan Bulutangkis (PB) Arjasa, Moh Samsul Jamali, mengaku kecewa terhadap kondisi tersebut. Apalagi, tidak ada pemberitahuan sama sekali kepada klub-klub.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Terhadap kondisi tersebut, dia menilai bahwa proses tersebut tidak transparan dan bahkan janggal. Hingga hal itu tidak profesional.

“Tidak ada surat edaran, juga tidak ada pemberitahuan ke klub-klub untuk seleksi Porprov Jatim 2025,” katanya.

Pihaknya merasa dimarginalkan. Padahal, para atlet muda berlatih dengan tekun walau dari pelosok desa dan bahkan dengan fasilitas yang sangat minim.

Ketua PBSI Sumenep Moh. Iksan tidak membenarkan bahwa sudah melakukan pemusatan latihan setiap tahunnya. Sehingga ketika ada porprov, pihaknya mengambil dari atlet yang berlatih secara intens.

 Pria yang juga menjabat kepala Disbudporapar Sumenep itu menilai, Noval memiliki kemampuan yang baik. Namun, yang dibutuhkan adalah posisi ganda. Sementara yang bersangkutan belum memiliki pasangan tetap.

“Noval itu juara kategori tunggal remaja, yang dikirim kategori di atasnya,” dalihnya. (ara/ong)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *