KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memastikan akan melakukan pelebaran Jalan Mesigit, tepatnya di sekitar Masjid Asy-Syuhada Pamekasan. Sebab itu, Ketua Takmir Masjid Asy-Syuhada Pamekasan Sahibuddin meminta proses pengerjaan tidak mengganggu fasilitas masjid.
Dia mengatakan, secara umum pihaknya sangat menyetujui pelebaran Jalan Mesigit, karena memang itu untuk kepentingan umum. Pihaknya juga sudah diundang oleh pemkab dalam rangka mengetahui rencana pelebaran jalan yang akan dilakukan pada tahun ini.
“Sepanjang untuk menambah kenyamanan dan kekhusukan jemaah, maka kami mendukung. Termasuk kemarin kami diundang ke pendopo untuk mendengarkan planning awal pelebaran Jalan Mesigit,” paparnya, Selasa (23/1/2024).
Sahib menambahkan, tempat parkir jemaah masjid juga akan dipindah, dari awalnya berada di depan masjid menjadi di sisi utara dan selatan masjid. Akan tetapi, menurutnya, perlu dilakukan analisis lebih komprehensif, karena ada beberapa pertokoan dan perbankan di sisi kanan dan kiri masjid.
“Yang sebelah utara untuk parkir roda empat dan sisi selatan akan diproyeksikan untuk roda dua, tapi nanti akan dikaji lagi oleh pihak terkait,” imbuhnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan Amin Jabir mengatakan, pelebaran Jalan Mesigit dianggarkan Rp2,5 miliar yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2024. Pihaknya memastikan pelebaran jalan itu akan tuntas tahun ini.
“Ikhtiar ini sudah dilakukan dengan waktu yang sangat panjang, akhirnya pihak kementerian, menyetujui pergeseran dari nasional ke kabupaten dan kabupaten ke nasional. Artinya, Jalan Mesigit statusnya sudah menjadi jalan nasional ,” tutur Jabir, Minggu (21/1/2024).
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Sule Sulaiman





