Bupati Pamekasan Sebut Program Prioritas Berprogres

Berita, Headline173 views

KABAR MADURA | Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman-Sukriyanto, mulai menunjukkan progres dalam pelaksanaan sejumlah program prioritas daerah.

Di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, berbagai sektor seperti pendidikan, ekonomi, dan infrastruktur, tetap berjalan dan mengalami perkembangan positif.

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyampaikan, pertumbuhan ekonomi daerah menunjukkan tren yang cukup baik.

“Dari sisi ekonomi, kita tumbuh menjadi 5,47 persen. Prosentase kemiskinan berada di angka 12,77 persen yang menunjukkan tren penurunan dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya saat Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Tahun Anggaran 2025, Selasa (31/3/2026).

Menurutnya, kondisi itu menjadi indikator bahwa program-program yang dijalankan mulai memberikan dampak, meski belum sepenuhnya optimal.

Dia menegaskan, pemerintah kabupaten (pemkab) tidak bisa terus bergantung pada dana transfer dari pusat, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Sebab itu, optimalisasi potensi daerah menjadi langkah strategis yang harus diperkuat ke depan.

“Kita tidak bisa bergantung ke TKD. Tapi kita harus me-recovery potensi daerah yang selama ini kurang maksimal. Salah satu contoh, potensi parkir yang masih amburadul, potensi pajak yang belum tertata dengan baik,” tambahnya.

Selain fokus pada sektor ekonomi, realisasi janji politik juga terus diupayakan, salah satunya melalui program Ecopesantren. Program ini disebut telah berjalan cukup baik, meskipun membutuhkan waktu lebih panjang untuk mencapai hasil yang maksimal.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Dukung Penuh Pembangunan Yon Teritorial di Tlanakan

Kiai Kholil juga mengakui adanya sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program pembangunan, terutama terkait perbedaan pandangan dalam memaknai arah pembangunan daerah.

Meski demikian, dia memastikan bahwa kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak terus diperkuat guna mempercepat pembangunan di Kabupaten Pamekasan.

“Satu tahun pemerintahan tidak bisa menjadi tolok ukur keberhasilan, oleh karena itu masa pengabdian bupati lima tahun, bukan satu tahun,” tutupnya. (nur/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *