Pembangunan Gedung Kesehatan di Poltera Terhenti gegara Efisiensi Anggaran

News219 views

KABAR MADURA | Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat turut berdampak pada sektor pendidikan tinggi. Salah satunya adalah pembangunan gedung kuliah jurusan kesehatan di Politeknik Negeri Madura (Poltera), Sampang, yang kini harus tertunda.

Humas Poltera Taufik Hidayat menjelaskan bahwa meskipun proses tender proyek telah rampung, pelaksanaan pembangunan belum bisa dilakukan karena masih menunggu surat pelaksanaan dari pemerintah pusat.

“Proses tender sudah selesai, namun saat ini proyek pembangunan gedung kesehatan di Poltera belum bisa dilaksanakan akibat efesiensi anggaran, masih menunggu surat pelaksanaan dari pemerintah pusat,” katanya, Minggu (27/7/2025).

Baca Juga:  Pamekasan Darurat Narkoba, Polisi Ringkus Seorang Pria Sampang di Palengaan

Taufik menambahkan bahwa belum ada kepastian jadwal dimulainya proyek pembangunan tersebut. Bahkan, sejauh ini pihak kampus belum berencana membuka jurusan kesehatan baru meskipun gedung nantinya sudah dibangun.

“Saat ini kami masih fokus terhadap jurusan yang ada, yaitu jurusan keperawatan dan promosi kesehatan. Biasanya proyek pembangunan gedung dilaksanakan selama satu tahun, tetapi karena kebijakan Menteri Keuangan, pembangunan akan dilaksanakan secara berjenjang,” paparnya.

Sebelumnya, Poltera diketahui mendapat alokasi anggaran cukup besar dari pemerintah pusat, yakni sebesar Rp73 miliar untuk mendanai pembangunan gedung kuliah jurusan kesehatan.

Baca Juga:  Bupati Sampang Raih Penghargaan Top Pembina BUMD dari Top BUMD Awards 2026

Berdasarkan informasi dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), proses tender telah selesai dan kini dalam tahap masa sanggah.

Adapun pelaksanaan proyek pembangunan akan dilakukan oleh PT. Citra Presisi Sejati, perusahaan konstruksi yang beralamat di Jalan Ujung Pandang II Jalur 2 No.3, RT/RW 003/039, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, Pontianak. Nilai kontrak proyek tersebut mencapai Rp71.719.800.000. (yan/din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *