Pemkab Pamekasan Dapat Suntikan 7.000 Vaksin PMK

News82 views

KABAR MADURA |  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mendapatkan suntikan ribuan vaksin PMK dari pemerintah pusat. Hal itu menyusul merebaknya penyebaran virus penyakit mukut dan kuku (PMK) yang menyerang ratusan sapi di Pamekasan. Namun, vaksin tersebut masih belum didistribusikan ke publik.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan Slamet Budiharsono mengakui bahwa Pemkab Pamekasan mendapatkan alokasi 7.000 dosis vaksin PMK.

Mengenai pendistribusiannya, pihaknya masih akan rapat koordinasi dengan pihak terkait lain, seperti dengan para tenaga medik. “Penyalurannya dimungkinkan Senin depan (20/1). Kebetulan kami dapat vakasinnya kemarin. Jadi masih harus rapat lebih lanjut,” terangnya, Kamis (16/1/2025).

Ribuan vaksin itu, nantinya akan disebarkan secara merata di empat titik pusat kesehatan hewan (puskeswan) yang ada, yakni di Kecamatan Waru, Pakong, Galis, dan Kecamatan Pamekasan kota. Baru kemudian, akan dilakukan pendistribusian oleh para medik ke setiap daerah.

Baca Juga:  Sediakan Fasilitas Ojek Gratis, Polres Pamekasan Kerahkan Personel Gabungan Amankan Keberangkatan CJH 2026

Budi menyebut, di Pamekasan terdapat 404 ekor sapi yang terjangkit PMK. Namun beruntung, rata-rata sudah sembuh dari virus yang menular tersebut. Dari 404 ekor sapi itu, terdapat 19 ekor yang mati dan 16 potong paksa. Sementara sisanya dinyatakan sembuh.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Ia berharap, para peternak bisa lebih memperhatikan kondisi hewan dan kebersihan kandang, serta asupan gizi ternak. Dengan begitu, bisa mencegah terhadap penularan virus PMK.

“Sapi yang sakit tidak bisa divaksin, harus sembuh dulu. Penyemprotan disinfektan juga sudah kami lakukan di pasar hewan agar steril,” terangnya kepada Kabar Madura.

Baca Juga:  Empat Lahan Disiapkan, Sekolah Rakyat Pamekasan Segera Dibangun

Sementara itu, peternak sapi asal Pasean Muhsin Alatas mengatakan, pihaknya menyambut baik dengan tersedianya vaksin PMK tersebut. Ia berharap, ketersediaannya bisa didapat secara merata oleh seluruh masyarakat yang memiliki sapi.

Apalagi di daerahnya, sudah terdapat beberapa sapi yang memiliki gejala terinfeksi PMK. Muhsin pun cukup khawatir terhadap kesehatan ternaknya. “Semoga saja nanti vakasinnya mencukupi, dan kebagian,” tuturnya.(nur/din)

 

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *