KABAR MADURA | Meski sudah mengusulkan kebutuhan sangat urgen untuk menopang hasil usaha petambak garam pada program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (Pugar) tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan belum menerima data detail bantuan yang akan diberikan.
Kepala Diskan Pamekasan Abdul Fata menyampaikan, kenadati Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) belum memberikan kepastian, namun koordinasi agar ada anggaran yang digelontorkan terus dilakukan.
“Kami sudah melangkah saat penyerahan bantuan geomembran di 2024 yang mendekati tanggal 20 Desember itu, kaitannya dengan Pugar 2025, perwakilan kementerian dari Jakarta itu tidak bisa menjawab,” paparnya, Selasa (7/1/2024).
Usulan untuk program Pugar tahun 2025 itu di antaranya berupa jalan produksi yang berada di Desa Majungan sepanjang 3 kilometer. Usulan itu dinilai urgen, karena dari pihak pemerintah provinsi juga sudah pernah melakukan pengukuran.
“Kami sudah mengajukan jalan produksi dan itu sudah diukur oleh provinsi yang lokasinya di Majungan, sambil lalu program itu diajukan ke pusat, infornya saat ini sedang diperjuangkan oleh provinsi,” ungkapnya.
Untuk usulan lainnya, akan disusulkan ketika ada peluang kucuran anggaran, semisal pembangunan gudang rakyat, bantuan geomembran, ataupun bantuan lainnya.
“Kami sudah menyiapkan proposalnya, biasanya kan ada ploting anggaran,” tegasnya. (rul/waw)





