Cara KUGAR Bunga Melati Tingkatkan Produksi Garam, Berani Beralih pada Pengelolaan Berbasis Teknologi

Bertani garam menjadi salah satu mata pencaharian masyarakat pesisir Pamekasan. Namun, hasil dari bertani garam itu kadang tidak cukup untuk menopang kebutuhan sehari-hari. Sebab, produksi garam yang dihasilkan masih tergolong rendah dan harga yang juga tidak menentu. Akan tetapi, dalam beberapa tahun terakhir, hal itu tidak lagi menjadi masalah bagi petani yang tergabung dalam Kelompok Usaha Garam Rakyat (KUGAR) Bunga Melati, Desa Majungan, Kecamatan Pademawu.

Produksi Garam Rakyat Sumenep Tahun 2023 Capai 208 Ribu Ton

Hingga akhir tahun 2023, produksi garam Sumenep mencapai 208.684,91 ton. Produksi itu dihasilkan dari  lahan produksi seluas 1.774,60 hektare. Lahan tersebut tersebar di 10 kecamatan, antara lain; Kecamatan Gapura, Kalianget, Saronggi, Pragaan, Giligenting, Talango, Ra’as, Arjasa, Kangayan dan Kecamatan Sapeken.

Prediksi Hasil Produksi Garam Rakyat di Pamekasan Meningkat 

Produksi garam rakyat tahun ini akan mengalami peningkatan. Sebab cuaca tahun ini cukup mendukung. Yakni, kemarau panjang. Bahkan hasil produksi garam rakyat saat ini mencapai 96,1 ribu ton. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan Abdul Fata melalui Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya Luthfie Asy’ari, Selasa (7/11/2023). 

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.