KABARMADURA.ID | SUMENEP-Meski mendapatkan apresiasi dengan diberikan panggung atau event, pelaku musik tong-tong di Sumenep masih menyimpan harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.
Sekretaris Grup Tong-tong Angin Ribut Imam Rafiki mengatakan, selama dirinya bergelut sebagai personel musik tong-tong, belum pernah ada uluran tangan dari pemerintah, meski komunitasnya sudah sering tampil ke setiap daerah di Indonesia untuk mengikuti berbagai event.
“Kami selama ini membiayai event-event yang kita ikuti itu dari patungan sendiri dan mengandalkan sponsor yang masuk. Kalau event lokal, hanya butuh dana yang kecil. Berbeda dengan di luar daerah, seperti Bali dan yang lainnya, mobilitasnya saja lumayan besar dana yang dikeluarkan,” kata Imam menceritakan soal pengeluarannya.
Maka dari itu, dia berharap ada perhatian dari pemerintah agar memberikan dukungan dana kepada masing-masing komunitas, terutama yang ikut event di luar Madura, juga beri dana pembinaan.
“Kami sendiri kurang lebih 3 bulanan mempersiapkan dekorasi misalnya,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Moh. Iksan belum banyak komentar terkait dana yang diharapkan komunitas musik tong-tong itu. Namun apresiasi pada pagelaran event pada beberapa waktu lalu memang sudah disediakan.
“Sesuai dengan di brosur kalau itu,” jawabnya singkat.
Tetapi jika ditanya terkait tuntutan dari komunitas musik tong-tong agar diberikan perhatian dana, Iksan enggan menjawab.
Pewarta: Moh. Razin
Redaktur: Wawan A. Husna





