Pendaftaran Ditutup, Inden Santri 2026 IBS PKMKK Pamekasan Penuh dalam 12 Hari

Pendidikan, Berita405 views

KABAR MADURA | Pondok Pesantren Terpadu Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) Pamekasan kembali mencuri perhatian. Antusiasme masyarakat yang begitu tinggi terhadap lembaga ini membuat pendaftaran inden santri tahun ajaran 2026 resmi ditutup lebih cepat dari jadwal.

Keputusan tersebut sontak memicu kepanikan di kalangan calon pendaftar yang sangat berharap putra-putri mereka bisa mengenyam pendidikan di pesantren yang kian populer ini.

Tingginya minat menjadi bukti nyata meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas layanan pendidikan IBS PKMKK. Hanya dalam kurun waktu 12 hari sejak pendaftaran daring dibuka, seluruh kuota telah terpenuhi. Bahkan, peminatnya tidak hanya berasal dari Madura, tetapi juga dari wilayah lain, seperti Jawa, Bali, Kalimantan, hingga Sumatera.

Baca Juga:  Disiplin Lapar, Etos Berkarya: Puasa dan Reinterpretasi Produktivitas Etos Kerja

Direktur Utama IBS PKMKK Dr. KH. Achmad Muhlis menyampaikan permohonan maaf atas penutupan pendaftaran tersebut.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat, tautan pendaftaran kami tutup karena kuota kami terbatas. Kami ingin menjaga kualitas layanan pendidikan kami,” jelasnya, Kamis (31/7/2025).

Dia menyebut, kuota yang tersedia hanya mencakup dua kelas dengan total kapasitas 50 orang. Di sisi lain, pembangunan ruang kelas dan asrama putra belum bisa dimulai karena terbatasnya waktu, yang hanya tersisa 10 bulan sebelum tahun ajaran dimulai.

Tingginya antusiasme masyarakat juga tercermin dari sistem inden untuk tahun-tahun berikutnya. Untuk tahun 2027, kuota inden sudah terisi 50 persen. Bahkan, untuk tahun 2028, 2029, dan 2030 pun sudah mulai diisi oleh calon pendaftar.

Baca Juga:  Tradisi Balap Liar dan Tanggung Jawab Otoritas Sosial: Puasa di Persimpangan Nilai dan Anomi Sosial

Sementara itu, Kiai Muhlis menginformasikan bahwa pendaftaran untuk tingkat Madrasah Aliyah masih dibuka secara offline.

“Bisa saja seminggu ke depan akan terpenuhi pula,” imbuhnya.

Berlokasi di Dusun Sumber, Desa Lancar, Kecamatan Larangan, IBS PKMKK terus menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang diminati masyarakat luas. Tahun ini, pesantren tersebut berhasil menerima 92 santri baru, meskipun harus menolak sejumlah pendaftar lainnya akibat keterbatasan kuota.

Sistem inden yang diterapkan sejak awal menjadi alternatif agar masyarakat tetap memiliki kesempatan memilih pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka. Dengan visi “Unggul, Inovatif, Berdaya Saing dan Santun”, IBS PKMKK berkomitmen terus berkembang sebagai pesantren berkualitas dengan biaya yang terjangkau. (nur/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *