(KM/KHOYRUL UMAM SYARIF)ATENSI KHUSUS: Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat melantik dan mengambil sumpah PPPK.
KABAR MADURA | Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman meminta para PPPK bijak dalam menyikapi dinamika pemerintahan, terutama di era media sosial. Informasi yang diterima harus disaring terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Bijaklah dalam mengikuti dinamika pemerintahan, termasuk melalui media sosial. Lakukan penyaringan atas informasi yang diterima dan hindari memberikan tanggapan atau komentar atas apa yang kita sendiri belum memahami seutuhnya,” tegasnya.
Penekanan tersebut diketengahkan saat Bupati Kholil melantik 8 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) formasi tahun 2024 dan diambil sumpah jabatan, Selasa (23/9/2025) di pringgitan dalam Pendopo Bupati Pamekasan.
Menurutnya, PPPK yang baru saja dilantik dan aparatur sipil negara (ASN) lainnya harus siap apabila dimutasi ke instansi lain sesuai kebutuhan organisasi. Hal itu, kata dia, bukan bentuk hukuman, melainkan bagian dari upaya pengembangan karir dan penyesuaian kompetensi di lingkungan Pemkab Pamekasan.
“Kepada 8 PPK dan ASN yang lain, penempatannya sesuai dengan kebutuhan. Saya lihat satu kantor stafnya banyak, sementara kantor yang lain kekurangan staf, sehingga terasa sangat timpang,” paparnya.
Bupati juga menekankan, bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud komitmen dalam menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, integritas, dan tanggung jawab terhadap negara. Makanya dia meminta para PPPK untuk menjadikan sumpah tersebut sebagai motivasi bekerja dengan jujur, tertib, cermat, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Jadi harus bersyukur yang diwujudkan dengan peningkatan kualitas kinerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang saudara emban,” imbuhnya. (rul/nam)





