KABAR MADURA | Aliyadi Mustofa merupakan satu dari 120 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur periode 2024-2029 yang resmi dilantik, Sabtu (31/8/2024). Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu dilantik untuk ketiga kalinya sebagai anggota legislatif Jawa Timur.
Dalam periode ketiganya ini, Aliyadi mengungkapkan, fokus utamanya akan memperjuangkan sektor pendidikan, terutama pendidikan yang berbasis pondok pesantren. Sebab, menurut Aliyadi, sejauh ini pendidikan pesantren kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah.
“Itu salah satu yang akan menjadi prioritas saya di periode ini,” ujar mantan ketua Komisi B DPRD Jawa Timur itu.
Aliyadi menegaskan, sejatinya DPRD Jawa Timur sudah membuat peraturan khusus untuk pendidikan pesantren. Hanya saja, hingga saat ini belum kelihatan implementasi dari peraturan tersebut.
“Jadi tidak perlu membuat perda lagi. Akan tetapi, perda yang sudah ada harus ditegakkan atau dilaksanakan,” imbuhnya.
Selain itu, politisi asal Kabupaten Sampang itu juga akan mengawal implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Petani Tembakau, di mana peraturan itu sudah disahkan oleh DPRD Jawa Timur.
“Saya akan berupaya memaksimalkan apa yang menjadi amanah dari perda itu, mulai dari sosialisasi, implementasi, mendorong pemerintah agar bisa melaksanakan apa-apa yang ada di perda itu,” paparnya.
Kata Aliyadi, implementasi Perda Perlindungan Petani Tembakau itu banyak semakin. Selain untuk meningkatkan harkat martabat petani tembakau, juga diharapkan dapat berimbas pada peningkatan perekonomian masyarakat secara umum.
“Artinya, dalam bidang ekonomi juga terimbas,” tutupnya.
Pewarta: Safira Nur Laily
Redaktur: Miftahul Arifin





