Polres Pamekasan Intensifkan Operasi Pekat selama Ramadan

Berita, Hukum64 views

KABAR MADURA | Kepolisian Resor (Polres) Polres Pamekasan meningkatkan keamanan dengan menggelar Operasi Pekat Semeru 2025. Patroli intensif dilaksanakan untuk memberantas penyakit masyarakat (pekat), utamanya peredaran minuman keras (miras), perjudian, narkoba, dan potensi tindak kriminal lainnya.

Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto mengatakan, kegiatan operasi pekat hingga kini masih berlangsung, dimulai sejak 27 Februari sampai 9 Maret 2025. Kegiatan tersebut dilakukan guna menekan angka tindak kriminal selama Ramadan 1.446 Hijriah di wilayah hukumnya.

Operasi pekat dijalankan secara serentak di 13 kecamatan. Dengan demikian, menunjukkan bahwa tindakan kriminal terjadi hampir merata di seluruh wilayah, baik di wilayah utara maupun daerah lainnya

Baca Juga:  Cegah Perjudian, Polsek Larangan Bongkar Lapangan Balap Kelereng di Desa Blumbungan

“Kami tidak dapat memetakan lokasi kejadian, oleh karena itu kami menjalankannya secara serentak,” ungkapnya, Senin (3/3/2025).

Sampai saat ini, petugas kepolisian telah mengamankan berbagai kasus pelanggaran, termasuk minuman keras, balap liar, dan pencurian. Selain itu, penyalahgunaan narkoba juga menjadi target utama yang terus dipantau secara ketat.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Untuk kelancaran operasi, Polres Pamekasan menerjunkan 65 personel yang disebar ke beberapa wilayah perkotaan. Sementara untuk daerah lainnya, peran polsek masing-masing kecamatan akan dimaksimalkan.

Baca Juga:  Temuan Sidak Pangkalan di Pamekasan: Usaha Laundry Gunakan Elpiji Subsidi

“Untuk jumlah dan apa saja kasus yang kita tangani selama operasi pekat dijalankan, kita tunggu press release selanjutnya,” tambahnya.

Selain tindakan penegakan hukum,  lanjut Sri, operasi ini juga menitikberatkan pada upaya pencegahan. Sehingga potensi gangguan keamanan selama Ramadan dapat diminimalisir dengan baik.

Pencegahan yang maksud yaitu berupa sosialisasi keamanan, baik melalui Online maupun offline yang dilakukan dari tingkat desa, kecamatan hingga Kabupaten Pamekasan.

“Kami berharap adanya program tersebut, kita bisa menjalani ibadah puasa Ramadan dengan hati tenang,” pungkasnya. (km62/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *