KABAR MADURA | Potensi luas lahan tanam tembakau 2024 di Pamekasan 27.000 hektare. Namun, hingga saat ini baru 98 hektare yang ditanami tembakau.
Kepala Bidang (Kabid) Produksi Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan Andi Ali Sahbana mengatakan, tahun ini luas lahan yang digunakan para petani untuk bercocok tanam diprediksi akan semakin meningkat dibanding 2023 lalu. Sebab, musim kemarau pada 2024 ini lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Masa tanam tembakau musim kemarau tahun ini lebih awal dari 2023,” ujarnya, Senin (20/5/2024).
Secara terperinci, pada 2022 lalu luas lahan tembakau yang digarap oleh petani, yakni 12.327 hektar. Sedangkan, pada 2023, luas lahan tembakau yang difungsikan sebanyak 22.289 hektar. Adapun pada tahun ini baru 98 hektar yang ditanami tembakau, yaitu di Kecamatan Pademawu.
Andi menjelaskan, untuk masa tanam di wilayah selatan lebih awal. Sedangkan, untuk wilayah pantura lebih akhir, sehingga dipastikan untuk masa panennya juga akan demikian, yakni ada yang dipanen lebih awal.
“Musim tembakau tahun ini dimulai dari Mei 2024 sampai Oktober 2024,” tukasnya.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Sule Sulaiman





