Puluhan Aduan Masuk ke Satgas MBG Sampang, Keluhan Didominasi soal Menu Makanan

Berita95 views

KABAR MADURA | Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Sampang menyebut telah menerima puluhan aduan dari masyarakat sepanjang tahun 2025. Mayoritas aduan itu berkaitan dengan menu makanan yang disajikan.

Sekretaris Satgas MBG Sampang Sudarmanto menjelaskan, laporan warga umumnya menyoroti menu yang dinilai kurang bervariasi, tidak sesuai selera anak-anak, hingga penyajian makanan yang membuat penerima manfaat enggan menghabiskannya.

“Sepanjang 2025, aduan yang kami terima jumlahnya sekitar 20 kasus dan sebagian besar terkait menu makanan,” ujarnya, Senin (12/1/2026).

Menurutnya, Satgas MBG Sampang telah melakukan monitoring langsung ke lapangan terhadap satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang dinilai bermasalah. 

“Kami turun langsung ke lapangan untuk melakukan monitoring terhadap dapur yang dikeluhkan warga. Saat ini, alhamdulillah sudah ada perbaikan,” ungkapnya. 

Sudarmanto menegaskan, secara umum pelaksanaan program MBG tetap berjalan sesuai ketentuan dan standar gizi yang ditetapkan pemerintah. Menu yang disajikan telah melalui perhitungan kebutuhan nutrisi bagi anak-anak sebagai penerima manfaat utama program tersebut.

Dia mengakui bahwa perbedaan selera dan kebiasaan makan di setiap wilayah menjadi salah satu tantangan dalam penerapan program berskala nasional ini. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan evaluasi dan menyampaikan masukan warga kepada penyedia makanan agar dilakukan penyesuaian menu tanpa mengurangi nilai gizi.

Baca Juga:  Puluhan Dapur MBG di Bangkalan Dihentikan Sementara karena Tidak Miliki IPAL

Selain itu, Satgas MBG juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat sebagai bagian dari pengawasan bersama. Setiap laporan yang masuk, kata dia, akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Salah seorang warga Kecamatan Sampang, Arifin, berharap pemerintah daerah dan pelaksana program MBG dapat lebih memperhatikan aspek kecukupan nilai gizi dan cita rasa menu. Sehingga tujuan program untuk meningkatkan asupan gizi anak dapat tercapai secara maksimal.

“Perlu ada perhatian terhadap menu yang disajikan oleh dapur MBG, di samping itu baiknya juga diimbangi dengan audit penggunaan anggaran agar penerima manfaat tidak dirugikan,” harapnya. (yan/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *