Ratusan Juta Dana Hibah Kelembagaan di Sumenep Tidak Terserap

News144 views

KABAR MADURA | Ratusan juta dana hibah kelembagaan di Sumenep terpaksa dikembalikan ke kas daerah (kasda). Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep Agus Boedyanto, Rabu (22/1/2025).

“Untuk anggaran hibah kelembagaan memang ada sebagian yang tidak terserap,” ujarnya kepada Kabar Madura. 

Dari jumlah anggaran hibah kelembagaan sebesar Rp11.330.600.000, hanya terserap Rp10.339.600.000. Artinya terdapat anggaran sisa Rp988.500.000 yang tidak terserap dan harus dikembalikan ke kasda. 

Agus menjelaskan, anggaran hibah kelembagaan pada 2024 itu bersumber dari dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Sumenep dan reguler.

Baca Juga:  116 Lembaga Keagamaan di Sumenep Segera Terima Hibah

“Ada sisa Rp988.500.000, itu untuk 34 lembaga,” imbuhnya. 

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Anggaran hibah kelembagaan itu tidak terserap dikarenakan banyak faktor, Salah satunya proposal pemohon yang diajukan tidak lengkap. Sehingga, lanjut Agus, pihaknya tidak bisa memproses lebih lanjut sampai ke tahap pencarian.
“Padahal sudah kami sampaikan segera lakukan perbaikan dan lengkapi. Kemudian waktunya juga mepet ke akhir tahun,” tegasnya.

Anggota Komisi IV DPRD Sumenep M Ramzi menekan agar tahun ini anggaran hibah kelembagaan itu bisa terserap maksimal dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dia menyebut, dana itu harus menjadi penunjang dalam meningkatkan lembaga, baik itu musala, masjid, dan tempat peribadatan lainnya. 

Baca Juga:  Kuota Sekolah Rakyat di Sumenep Masih Minim, Baru 38 Siswa Terdaftar

Kan sayang, dianggarkan tapi tidak dilaksanakan secara maksimal, sehingga anggaran kembali ke kas daerah,” tutur politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu. 

Selain itu, Ramzi mendesak tahapan realisasi dana hibah kelembagaan 2025 agar segera dilaksanakan. Sehingga, tidak ada lagi ceritanya realisasinya lambat.

Awal tahun tahapannya segera, kalau ada yang tender harus segera diproses,” tukasnya. (ara/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *