Realokasi APBD untuk Program MBG, Pemkab Sumenep Tunggu Instruksi Pusat

News, Pemerintahan116 views

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep belum  bisa memastikan realokasi anggaran daerah untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan wakilnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep Edi Rasiyadi menyampaikan, sampai saat ini pihaknya belum menerima edaran secara resmi terkait dengan sebagian anggaran untuk dialihkan ke program MBG.

“Tepatnya bukan refocusing anggaran, tetapi realokasi anggaran. Namun belum ada perintah resmi,” katanya kepada Kabar Madura, Senin (3/2/2025).

Menurut Edi, pihaknya menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat. Apapun keputusannya nanti, Pemkab Sumenep tetap akan mengikuti sesuai dengan regulasi yang ada.

Baca Juga:  WFH Dua Hari, Pemkab Sumenep Dorong ASN Hemat Energi dan Gunakan Transportasi Ramah Lingkungan

“Ya nanti lah bagaimana keputusan resminya, sementara kita menunggu instruksi selanjutnya,” imbuhnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa pihaknya akan mendukung program MBG, karena dapat membantu pemenuhan gizi masyarakat.

Fauzi mengatakan, program tersebut menyasar 2.965 pelajar. Ribuan peserta didik tersebut tersebar di 18 lembaga sekolah di Kota Keris. Di antaranya, tiga sekolah tingkat PAUD, empat sekolah taman kanak-kanak (TK), lima sekolah dasar (SD), empat sekolah menengah pertama (SMP), dan dua sekolah tingkat SMA.

Baca Juga:  Sumenep Dapat 500 Unit BSPS 2026, Pemkab Bentuk Tim Khusus Awasi Penyaluran Bantuan Rumah

“Ini langkah yang harus didukung oleh kami, bagaimana para pelajar bisa memenuhi makanan yang bergizi secara gratis,” kata dia.

Dalam program tersebut, lanjut Fauzi, pelajar mendapatkan menu makan berupa nasi, sayur, tempe, telur, buah jeruk, dan susu. Hal itu tentu dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat lokal. Sebab, pelaksanaannya melibatkan tenaga lokal.

”Program MBG ini tidak hanya membantu mencukupi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal. Ini program positif dan patut diapresiasi,” pungkasnya. (ara/din)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *